oleh

Pemkab Buteng Target Pemerataan Pembangunan dan Penguatan SDM

Labungkari

Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Kabupaten adalah musyawarah pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten, untuk mematangkan rancangan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tahapan dan Tata Cara Penyusunan RKPD. Musrenbang Kabupaten Buton Tengah (Buteng) mengusung tema “Pemerataan Pembangunan dan Penguatan Sumber Daya Manusia Menuju Buteng yang Berkwalitas 2020”.

Wakil Bupati Buton Tengah La Ntau mengatakan, proses Musrenbang tahun ini, mengintegrasikan proses perencanaan reguler dengan rencana Nasional dan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dengan harapan dapat mengintegrasikan dan mewadahi partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Buteng.

Dalam menggapai hal itu La Ntau menegaskan, harus ada pemerataan pembangunan dan penguatan SDM yang berkualitas, kerjasama dan komitmen semua pemangku kepentingan, atau stakeholders. Ini adalah kunci keberhasilan dalam mencapai suatu program.

“Saya berkeyakinan, apabila semuanya bekerjasama dan bersinergi, pasti dapat sangat mudah mencapai cita-cita pembangunan di daerah ini,” ucapnya, Rabu (27/3/2019).

Dikesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Buteng Samsuddin Pamone mengatakan, program dari Pemerataan Pembangunan, seperti perbaikan Infrastruktur jalan, baik jalan Provinsi maupun Kabupaten. Seperti kata dia, di Desa Lakapera dan jalan penghubung Mawasangka Tengah dan Mawasangka Timur.

Selanjutnya, Konektivitas tranportasi menuju Kecamatan Talaga Raya, seperti pengadaan kapal ferry, atau membangun kerjasama dengan pihak terkait agar operasi kapal Ferry rute Kabaena, Mawasangka, dan Baubau ditambah dengan Talaga raya.

Samsuddin menambahkan, program penguatan SDM rencananya akan dibuatkan Perpustakaan Daerah disetiap Desa, sebagai literasi masyarakat, maupun pelajar di Buteng. Sehingga, dapat menciptakan sumberdaya manusia yang bersaing dan berkwalitas.

“Anak di Buteng berhak mendapat akses pendidikan yang layak dan berkwalitas, dengan guru-guru yang berkualitas. Sehingga guru-guru harus diberi pelatihan untuk meningkatkan potensinya juga,” tutupnya, dikonfrimasi sejumlah awak media.

[ Alan ]

Komentar

News Feed