oleh

Perdana di Bau-Bau, Pendidikan Advokat PERADI RBA Diikuti 34 Peserta

BAU-BAU

Sebanyak 34 calon Advokat mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) angkatan II yang diselenggarakan Persatuan Advokat Indonesia Rumah Bersama Advokat (PERADI RBA) Kendari. PKPA dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bau-Bau, La Ode Ahmad Monianse, Sabtu (7/3/20), dihadiri Ketua PERADI RBA Kendari, Dr Abdul Rahman SH MH, serta para senior PERADI RBA, di aula salah satu hotel di Kota Bau-Bau.

Ketua panitia penyelenggara PKPA, La Nuhi SH MH, mengatakan, PKPA PERADI RBA perdana diselenggarakan di Kota Bau-Bau ini akan berlangsung selama 8 kali pertemuan, setiap Sabtu-Minggu, dengan 24 materi pendidikan.

La Nuhi menjelaskan, PKPA merupakan langkah awal seseorang untuk menjadi pengacara. Keikutsertaan PKPA, ditandai dengan kepemilikan sertifikat PKPA. Selanjutnya, mengikuti ujian profesi Advokat, dan bila dinyatakan lulus, maka yang bersangkutan harus menjalani magang selama 2 tahun di kantor Advokat. Dan kemudian, mengajukan penyumpahan di Pengadilan Tinggi.

Lanjut La Nuhi, magang selama 2 tahun di kantor Advokat, dalam aturan PERADI, dapat dijalani sejak seseorang menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, bergelar SH (Sarjana Hukum).

“Dalam penyumpahan sebagai advokat nantinya, harus menyetor surat keterangan magang di pengadilan tinggi. Misalnya, 3 perkara pidana dia harus selesaikan, juga 6 perkara perdata. Perkara apa, nomor perkara berapa, hakimnya siapa, paniteranya siapa, jadi ada kelengkapan pada penyumpahan di pengadilan tinggi,” jelasnya.

Ia menuturkan, setelah penyumpahan, yang bersangkutan dapat menjalankan profesi Advokat secara mandiri, atau kembali magang di kantor Advokat lainnya.

Pada tahun sebelumnya, PKPA PERADI RBA Kendari angkatan I diselenggarakan di Kendari. Kata La Nuhi, dari 42 peserta PKPA, yang kemudian mengikuti ujian profesi Advokat, hanya 18 peserta yang dinyatakan tidak lulus.

“Yang tidak lulus, nanti dia ujian kembali baru lulus. Jadi PKPA belum syarat jadi Advokat, kecuali dia lulus ujian profesi advokat,” tegasnya.

Saat ini, menurutnya, anggota PERADI RBA di Kota Bau-Bau berjumlah 40 orang. Dan kini bertambah dengan jumlah peserta PKPA saat ini. Dengan bertambahnya jumlah anggota PERADI RBA di Kota Bau-Bau, kata La Nuhi, pihaknya akan mengajukan kepada pimpinan PERADI RBA Kendari, dan pimpinan PERADI RBA Pusat, agar PERADI RBA cabang Kota Bau-Bau terbentuk.

Ia berharap, PKPA berjalan lancar, dan para peserta dapat menerima materi pendidikan dengan baik, dapat menjadi Advokat berkwalitas dan handal.

Ditambahkan Sekretaris Panitia Penyelenggara PKPA, Hardi SH, penyelenggaraan PKPA ini, untuk memudahkan akses para peserta yang berasal dari Kota Bau-Bau dan sekitarnya, di wilayah Kepton, yang hendak menjadi Advokat, dan tergabung dalam PERADI RBA.

Kata Hardi, peserta PKPA terbuka bagi seluruh calon Advokat se Sultra. Peserta juga datang dari Kota Kendari.

Menurutnya, peserta PKPA juga dapat diikuti dari unsur Kepolisian, juga ASN. Termasuk Pensiunan, Purnawirawan.

[RED]

Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed