SPMB di Baubau Berjalan Lancar, Disdikpora Pastikan Kondusif

SPMB di Baubau Berjalan Lancar, Disdikpora Pastikan Kondusif

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kota Baubau tahun ini, hingga memasuki tahapan pengumuman berlangsung aman, tertib, dan tanpa laporan kendala berarti. Berdasarkan hasil pemantauan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Baubau, seluruh sekolah yang menyelenggarakan SPMB telah menjalankan proses penerimaan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Baubau, La Mane, menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB sejauh ini berjalan sesuai harapan pemerintah daerah. Seluruh layanan penerimaan murid baru berlangsung lancar di masing-masing sekolah, sementara Disdikpora berperan melakukan pemantauan dan memberikan pembinaan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Alhamdulillah sampai saat ini, belum ada laporan maupun keluhan dari masyarakat terkait proses pendaftaran,” kata La Mane, Senin 6 Juli 2026.

Disdikpora mencatat sebanyak 20 SMP Negeri dan 65 SD Negeri di Kota Baubau melaksanakan proses penerimaan murid baru secara serentak. Tahapan pendaftaran berlangsung mulai 29 Juni hingga 2 Juli, sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Seluruh sekolah menjalankan proses seleksi berdasarkan kuota rombongan belajar (rombel) yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan resmi, sehingga pelaksanaannya memiliki dasar administrasi yang jelas.

Memasuki tahapan pengumuman hasil seleksi,

Disdikpora memastikan belum ditemukan kendala teknis maupun laporan pelanggaran selama proses SPMB berlangsung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa mekanisme pelayanan di tingkat sekolah berjalan efektif.

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat kemungkinan sebagian calon murid belum diterima di sekolah tujuan akibat keterbatasan kuota, namun seluruh proses seleksi dipastikan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Orang Tua Diminta Memanfaatkan Alternatif Sekolah Terdekat

Disdikpora mengimbau para orang tua yang anaknya belum diterima di sekolah pilihan pertama, agar tidak berkonsentrasi pada satu sekolah saja. Pemerintah meminta masyarakat memanfaatkan sekolah negeri lain yang masih memiliki daya tampung, khususnya yang berada di wilayah terdekat dengan tempat tinggal.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi penumpukan pendaftar pada sekolah-sekolah tertentu, sekaligus memberikan kesempatan pemerataan peserta didik.

Pemerataan Peserta Didik Menjadi Perhatian

Menurut La Mane, pemerataan jumlah peserta didik menjadi salah satu tujuan dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Oleh karena itu, distribusi calon murid ke berbagai sekolah dinilai penting, agar kapasitas rombongan belajar dapat terpenuhi secara proporsional.

Kebijakan tersebut juga mendukung pemerataan kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah Kota Baubau.

Pemerintah Kota Baubau menegaskan bahwa seluruh sekolah negeri di memiliki sumber daya yang memadai untuk memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya berfokus pada sekolah tertentu. Dengan kualitas tenaga pendidik dan sarana yang dinilai relatif merata, setiap sekolah memiliki kemampuan menyelenggarakan proses belajar mengajar secara optimal.

Komentar