oleh

Malam 1000 Bulan, Masjid Al- Kitab Manar Gelar Ritual Qadhiri dan Pesantren

BAUBAU

Rasulullah Muhammad SAW bersabda bahwa Bulan Ramadhan dibagi menjadi 3 bagian, diantaranya:

Pada sepuluh hari pertama di Bulan Ramadhan adalah Rahmat. Kemudian sepuluh hari kedua di Bulan Ramadhan adalah Maghfirah, banyak sekali dosa yg diampunkan bila kita bertaubat. Dan sepuluh hari terakhir di Bulan Ramadhan adalah penghindaran diri dari siksa api neraka. 

Pada sepuluh hari terakhir ini terdapat pula Malam Lailatul Qadr, yaitu malam yang lebih mulia dari Seribu Bulan (QS. Al-Qadr). Disepuluh hari terakhir, hendaknya umat Islam benar-benar berjuang untuk mendapatkan Lailatul Qadr.

Unik sendiri Masjid Al- Kitab Manar

Perangkat Masjid yang terletak di Kelurahan Kaobula, Kecamatan Batupoaro Kota Baubau ini, mengejar berkah Malam 1000 Bulan dengan menggelar ritual Qadhiri, dan Pesantren.

Pesantren sendiri digelar tiga hari sebelum Ramadhan Suci berakhir. Dimulai pada malam kedua puluh tujuh, usai Sholat Isya, Tarawih dan Witir secara berjamaah. Pesantren diikuti Santri dari Kelurahan setempat.

Perangkat Masjid Al-Kitab Manar Muslim SPd MPd mengatakan, Pesantren dipenghujung Ramadhan Suci digelar untuk selalu mengingat Malam 1000 Bulan, Malam yang paling Mulia dibanding malam malam lainnya.

Ini juga kata Muslim, menambah wawasan Keagamaan bagi anak-anak, khususnya di Kelurahan Kaobula, sebagai penerus masa depan Agama, Bangsa dan Negara.

Sebelum dilaksanakannya Pesantren, Perangkat Masjid menggelar ritual Qadhiri, Penyambutan Malam Lailatul Qadr.

Ritual diawali dengan Khataman Al Qur’an oleh Majelis Ta’lim Kelurahan Kaobula. Dipimpin langsung oleh Imam Masjid, bersama perangkatnya. Diakhiri dengan pembacaan Tambi (lantunan Doa Katu Wolio) oleh Wa Ode Siti Samsina Suri.

[ RIDWAN – editor LAMIM ]

Komentar

News Feed