oleh

Rumuskan 5 Prioritas Pembangunan Tahun 2021, Musrenbang Tingkat Kota Baubau Diapresiasi Pemerintah Pusat

kasamea.com BAU-BAU

Selasa (21/4/20) Pemerintah Kota Baubau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota. Musrenbang yang digelar secara virtual ini merumuskan 5 program prioritas pembangunan dalam arah kebijakan pembangunan Tahun 2021.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd memaparkan, Musrenbang kali ini mengangkat tema “Baubau Handal dan Berdaya Saing” merumuskan 5 prioritas pembangunan yakni: pengembangan industri perdagangan dan industri kreatif, yang didukung oleh peningkatan sarana prasarana, peningkatan iklim promosi dan investasi, pengembangan potensi kepariwisataan daerah, peningkatan pendapatan masyarakat miskin berbasis potensi lokal, dan pengelolaan pemerintah dan administrasi pelayana publik serta peningkatan SDM.

Roni Muhtar menjelaskan, 5 prioritas pembangunan tersebut bila dimaknai secara menyeluruh, sejalan dengan apa yang digagas oleh Pemerintah Pusat. Tentang kebijakan pembangunan Tahun 2021. Ini juga kata dia, masih bersinggungan dengan penanganan permasalahan Covid-19, termasuk dampaknya terhadap masyarakat.

Terkait anggaran pembangunan Kota Baubau Tahun 2021, kata Roni Muhtar, Pemerintah Kota nantinya akan memilah-milah PAGU anggaran, berkonsentrasi pada upaya-upaya yang bersentuhan dengan pembangunan ketahanan ekonomi, dan ketahanan pangan. Serta mencoba membuka yang terkait dengan peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat, dan lainnya.

Oleh karena itu, 5 prioritas pembangunan berkaca pada empat pilar, infrastruktur, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan ekonomi, budaya.

“Bagaimana agar konsentrasi penganggaran diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Roni Muhtar.

Untuk lebih mendukung 5 program prioritas tersebut, mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Kota Baubau ini mengatakan, pembangunan infrastuktur harus diperankan atau dimanfaatkan untuk menopang setiap kegiatan, dengan melibatkan banyak dinas terkait, dalam melakukan aktualisasi dan implementasi “Sodamparagigi”. Misalnya, kata dia, program ketahanan pangan, agar masyarakat memiliki ketahanan yang memadai.

Kemudian, bagaimana cara agar dapat tercapai progress pembangunan, dengan membangun infrastruktur pendukung terwujudnya program ketahanan pangan tersebut.

“Seperti membangun irigasi, membangun waduk. Ini harus diperankan oleh Dinas PU,” tegas Roni Muhtar.

Roni Muhtar menyinggung terkait pembukaan lahan persawahan baru. Kata dia, dalam menambah lahan persawahan, perlu pula ditunjang dengan memudahkan akses menuju lokasi lahan persawahan tersebut, dengan membangun jalan usaha tani, serta harus ada petani yang handal yang terlibat. Termasuk menyiapkan bibit unggul, agar dapat menghasilkan panen padi yang banyak, waktu panen yang cepat, dan tahan hama.

“Kalau sudah ber-produksi maka tentu ada peranannya Dinas Perindag untuk membuka pasar-pasar tempat penjualannya. Jadi gagasannya dalam skema yang holistik, integratif, tematik, dan spasial. Makanya tadi saya contohkan satu kegiatan banyak dinas yang berperan,” urai Roni Muhtar, yang ditemui beberapa awak media di ruang kerjanya, usai Musrenbang.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau ini menambahkan, Musrenbang virtual yang baru pertama kali digelar Pemerintah Kota Baubau ini diapresiasi oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Dalam Negeri (Kapusdatin Kemendagri).

Musrenbang virtual diikuti oleh Kapusdatin Kemendagri, Asmawa Tosepu, Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH, Wakil Wali Kota La Ode Ahmad Monianse SPd, Plt Kepala Bappeda Sultra, Johannes Robert, Ketua DPRD Kota Baubau, H Zahari SE, Sekretaris Daerah Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd, bersama sejumlah Instansi Vertikal, Perguruan Tinggi, dan Pejabat Pemerintah Kota Baubau.

[RED]

Komentar

News Feed