Sampaikan Belasungkawa Presiden dan Penghormatan Negara, Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kunjungi Keluarga Dokter Haji Asal Baubau yang Wafat di Mekah

Sampaikan Belasungkawa Presiden dan Penghormatan Negara, Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kunjungi Keluarga Dokter Haji Asal Baubau yang Wafat di Mekah

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan khusus ke rumah keluarga Almarhumah dr Fitri Rizkiani, dokter petugas penyelenggara ibadah haji yang wafat saat menjalankan tugas pelayanan jemaah haji di Tanah Suci Mekah. Kunjungan tersebut menjadi bentuk penghormatan negara kepada tenaga kesehatan yang gugur dalam pengabdian, sekaligus menyampaikan belasungkawa Presiden Prabowo Subianto kepada keluarga yang ditinggalkan.

Bentuk Penghormatan Negara kepada Pejuang Haji

Menteri hadir bersama jajaran Kementerian Haji dan Umrah (Kemhajrah), didampingi Wali Kota Baubau Yusran Fahim, serta pimpinan kantor perbankan milik negara. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh keluarga Almarhumah dalam suasana penuh haru, mencerminkan penghormatan dan kepedulian terhadap jasa seorang tenaga medis yang mengabdikan diri demi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, didampingi pejabat Kementerian Haji dan Umrah, dan Walikota Baubau, Yusran Fahim.
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, didampingi pejabat Kementerian Haji dan Umrah, dan Walikota Baubau, Yusran Fahim.

Sampaikan Belasungkawa Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan kelembagaan Kemhajrah kepada petugas yang bertugas atas nama negara.

“Kami ke rumah Almarhumah dr Fitri Rizkiani sebagai bagian dari Kementerian Haji dan Umrah, karena kemarin Almarhumah bertugas atas nama Kementerian Haji. Kami juga menyampaikan salam dan belasungkawa yang mendalam dari Presiden Prabowo kepada keluarga Almarhumah. InsyaAllah kita semua mendoakan semoga Almarhumah gugur dalam tugasnya sebagai syahid di sana. Kita semua ikut mendoakan Almarhumah,” ujar Mochamad Irfan Yusuf, Sabtu 11 Juli 2026.

Santunan sebagai Bentuk Kepedulian

Selain menyampaikan belasungkawa, Menteri juga menyerahkan santunan kepada keluarga sebagai bentuk perhatian pemerintah. Bantuan tersebut turut diberikan oleh jajaran Kementerian Haji dan Umrah bersama pimpinan beberapa BUMN yang hadir dalam kunjungan tersebut.

Menteri menegaskan bahwa seluruh hak keluarga akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Ada Taspen serta hak-hak keluarga. Ada teman-teman dari bank yang juga memberikan santunan, dari Kementerian Haji dan Umrah juga memberikan santunan. Tentu tidak sebanding dengan kehilangan keluarga, tetapi itu adalah bentuk perhatian kami kepada keluarga yang telah ditinggalkan oleh salah satu pejuang penyelenggaraan haji,” katanya.

Keluarga Kenang Sosok dr Fitri Rizkiani

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah dan seluruh pihak yang hadir. Di hadapan Menteri beserta rombongan, keluarga mengenang Almarhumah sebagai sosok anak yang sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, penyayang terhadap keluarga, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan profesinya sebagai dokter.

Menurut keluarga, dr Fitri Rizkiani selalu menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Pengabdian sebagai dokter haji merupakan panggilan kemanusiaan yang dijalankannya dengan totalitas hingga akhir hayat.

Pengabdian yang Menjadi Teladan

Kehadiran Menteri Haji dan Umrah beserta jajaran menjadi simbol bahwa negara memberikan penghargaan kepada setiap petugas yang mengabdikan diri dalam pelayanan ibadah haji. Pengorbanan almarhumah dinilai menjadi teladan bagi tenaga kesehatan maupun seluruh petugas haji dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah Indonesia.

Suasana kunjungan di kediaman keluarga Almarhumah berlangsung penuh kehangatan, haru, dan kekeluargaan. Suasana hikmad saat doa bersama dipanjatkan.

Menteri dan seluruh rombongan memberikan dukungan moril agar keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan.

Kunjungan tersebut menjadi penegasan bahwa pengabdian dr Fitri Rizkiani tidak hanya dikenang oleh keluarga, tetapi juga dihormati oleh negara sebagai salah satu pejuang penyelenggaraan ibadah haji yang telah mendedikasikan hidupnya demi melayani jemaah Indonesia.

Komentar