oleh

Sat Pol PP Baubau Tertibkan PKL dan Ternak

BAUBAU

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Baubau menertibkan sejumlah Lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) disekitar Stadion Betoambari. Penertiban ini sebagai langkah peringatan, agar para penjual tidak berjualan dilokasi tersebut.

Kepala Bidang di Sat Pol PP Baubau Muhammad Husni menuturkan, saat ini disekitar Stadion Betoambari tersebut sedang dibangun taman, dan Peraturan Daerah Kota Baubau mengatur, dilokasi tersebut tidak diperbolehkan untuk berjualan.

“Penertiban kali ini kami tidak menyita alat-alat dagang mereka, kami hanya memindahkan alatnya kepojok kawasan yang dibolehkan untuk berjualan. Kami tidak melarang masyarakat berjualan, tetapi cari tempat yang diperbolehkan, dan setelah itu rapikanlah dagangannya,” jelasnya.

Tak hanya lapak PKL, Sat Pol PP Kota Baubau juga menertibkan hewan ternak. Kala itu sekitar 20 ekor sapi piaraan berkeliaran disekitar Lapangan Lemah Hijau.

“Pemilik hewan ternak sudah meng-iyakan, tapi setelah kami telusuri ternyata pemilik memindahkan ke bangunan eks kantor Kesbangpol Kabupaten Buton. Kami juga akan komunikasikan dengan Satpol PP Buton untuk mengatasi ini. Karena warga disekitar itu resah dengan aktivitas ternak tersebut, padahal dalam Perda jelas penempatan hewan ternak itu dimana” urai Husni, ditemui saat penertiban, Rabu (3/7).

Ia berharap, warga yang memiliki keluhan terkait dengan pelanggaran Perda, dapat melapor ke Ketua RT atau Ketua RW, agar dapat ditindak lanjuti melaporkan kepada Sat Pol PP Kota Baubau, untuk dilakukan penindakan.

[RIDWAN – editor LAMIM]

Komentar

News Feed