oleh

BKIPM Baubau Masuk Pesantren, Bawa Ikan Pula…

BAUBAU

Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (BKIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Baubau masuk Pondok Pesantren (Ponpes) dengan membawa ikan. Rupanya Badan yang bekerja dibawah koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ini tengah menggelar kegiatan Sosialisasi, sekaligus menyerahkan ikan kepada Ponpes Modern Al Amanah Darussalam.

Dalam Sosialisasi bertema “Melalui Gema Satu Kata Kita Wujudkan Pemanfaatan Sumber Daya Ikan yang Lestari dan Berkelanjutan”, BKIPM Baubau menyerahkan bibit ikan program KKP RI (Budidaya Bioflok Ikan Lele). BKIPM Baubau melakukan pendampingan budidaya ikan Lele di Pesantren yang berdiri di Kelurahan Liabuku Kecamatan Bungi ini. Memberikan pemahaman terkait biosecurity dan penyakit pada ikan Lele.

Sosialisasi yang dipimpin langsung Kepala BKIPM Baubau Arsal, mengenalkan ikan segar / bermutu, ikan yang baik dan aman dikonsumsi, serta kebijakan KKP RI terkait pelarangan dan dampak penggunaan bahan peledak dan bahan kimia dalam menangkap ikan. Selain itu juga, mengenalkan ikan atau jenis biota laut yang dilindungi, dan diatur penangkapan dan perdagangannya.

Petugas fungsional ahli BKIPM Baubau menjadi narasumber dalam Sosialisasi disiang cerah itu. Ditutup dengan penyerahan ikan segar bermutu kepada pengurus Ponpes Modern Al Amanah Darussalam, disaksikan para Santri.

Sekitar 80 Santri sangat antusias mengikuti Sosialisasi, yang diselingi segmen kuis berhadiah. Santri yang mampu menjawab pertanyaan diberi hadiah.

Pimpinan Ponpes Al-Amanah Darussalam KH Ahmad Karim mengucapkan terima kasih kepada BKIPM Baubau KKP RI. Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi Ponpes asuhannya.

Ahmad Karim berharap, BKIPM Baubau terus mendampingi dalam setiap tahapan budi daya ikan Lele, yang sangat positif bagi para Santri.

Kepala BKIPM Baubau Arsal mengatakan, kegiatan ini akan digelar setiap tahun dalam kegiatan Bulan Bakti BKIPM. Sebagai salah satu cara menyosialisasikan program KKP RI melalui BKIPM Baubau, kepada masyarakat, khususnya usia Sekolah. Dengan tujuan dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif siswa, guru dan masyarakat terhadap penyebaran informasi tentang penyelenggaraan fungsi perkarantinaan, pengendalian mutu ikan dan keamanan hasil perikanan yang akan dikonsumsi. Serta keamanan hayati ikan yang diatur pemasukan dan pengeluarannya, baik antar area maupun lintas negara.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para Santri, dan masyarakat yang ada dilingkungan Ponpes Al Amanah Darussalam, lebih gemar mengkonsumsi ikan segar bermutu. Sebagai sumber protein hewani, yang sangat penting untuk mencerdaskan, menyehatkan bagi kita dan anak-anak kita,” pungkasnya.

[RED]

Komentar

News Feed