oleh

Caketum Golkar, Dukungan Mengalir ke Bamsoet

JAKARTA

Nama Calon Ketua Umum Partai Golkar mulai mencuat, menjadi perbincangan hangat dikalangan elit hingga akar rumput. Salah satu nama yang memiliki kans kuat bakal memimpin Partai tertua di Indonesia ini adalah Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Tak tanggung, dukungan untuk Politisi senior yang akrab disapa Bamsoet ini terus mengalir. Seperti yang dilakukan 5 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar, yang menyatakan sikap, mendukung penuh Bamsoet menjadi Ketua Umum Partai berlambang Pohon Beringin kokoh ini, periode 2019-2024.

DPD Golkar yang mendukung penuh Bamsoet tersebut diantaranya, DPD Golkar di Provinsi Riau, DPD Kota Pekanbaru, Kabupaten Dumai, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Meranti. Bamsoet yang kini menjabat Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar juga didukung DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara.

“Hampir setiap hari dukungan datang silih berganti dari berbagai daerah. Sekaligus mereka menyampaikan berbagai aspirasi untuk perbaikan Partai Golkar kedepannya. Niat baik pengurus akar rumput yang menginginkan Partai Golkar tetap jaya ini harus diapresiasi,” ujar Bamsoet, yang menerima pengurus DPD Partai Golkar Kota Pekanbaru, Kabupaten Dumai, Kabupaten Kampar, Kabupaten Meranti dan Kabupaten Maluku Tenggara, di Jakarta, Selasa (02/07).

Bendahara Umum DPP Partai Golkar periode 2014-2016 ini menyampaikan, kontestasi pemilihan Ketua Umum Partai Golkar tidak akan mempengaruhi dukungan Partai Golkar kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin. Dukungan tersebut sudah bulat dan final sesuai dengan aspirasi akar rumput Partai Golkar, tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. 

“Siapapun yang menjadi Ketua Umum, Partai Golkar akan tetap mendukung pemerintahan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin. Karena khitah Partai Golkar selalu berada dalam pemerintahan, untuk membantu percepatan pembangunan Nasional,” tegasnya.

Agar memastikan roda organisasi Partai Golkar tidak berhenti ditengah jalan, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini memandang, perlunya kader muda diberikan posisi strategis di Partai Golkar, baik dari tingkat pusat sampai daerah. Selain sebagai persiapan alih generasi, juga untuk memastikan, Partai Golkar tidak menjadi kenangan.

“Periode kepemimpinan 2019-2024 sangat penting, karena inilah waktunya mempersiapkan alih generasi ditubuh Partai Golkar. Jika pemimpinnya pro terhadap anak-anak muda, dan punya pergaulan luas dalam merangkul anak-anak muda, proses alih generasi bisa berjalan dengan lancar. Jika tidak, jangan heran jika Partai Golkar kedepannya akan semakin ketinggalan zaman. Semua tergantung bagaimana pemimpinnya,” pungkasnya.

[RED]

Komentar

News Feed