Dr Roni Muhtar MPd memasangkan langsung masker kepada seorang warga, memberi contoh bagi warga lainnya
Kasamea.com
Satuan Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease Kota Baubau (Satgas Covid-19 Baubau) memantau langsung kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Masih dalam rangka upaya konkrit melawan laju sebaran covid-19 di Negeri Khalifatul Khamis.
H – 2 Lebaran Idul Fitri 1442 H / 2021 M, dipimpin Sekretaris Kota Baubau, selaku Sekretaris Satgas Covid-19 Baubau, Dr Roni Muhtar MPd,rombongan menyusuri setiap sudut Pasar. Menegur warga yang tidak memakai masker, mengimbau kesadaran mematuhi prokes, membagikan, dan sesekali memasangkan masker kepada warga.
Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Wameo, Lippo Plaza Buton, Masjid Asbabussalam Bataraguru, dan Pasar Karya Nugraha. Selasa (11/5) ini diikuti Asisten I (Plt Kadis Kesehatan) Rahmad Tuta, Asisten II, Ibnu Wahid, Kalaks BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali, Kadis Kominfo Baubau, La Ode Darussalam, Kadis Perindag La Ode Ali Hasan dan jajarannya, juga Kasat Pol PP Hanaruddin dan jajarannya.
Dari pantauan, di Pasar dan Masjid, diantara warga masih banyak yang tidak memakai masker, bahkan abai menjaga jarak. Berbeda dengan pengunjung Lippo Plaza Buton, yang tampak sudah memiliki kesadaran menerapkan Prokes (memakai masker, mencuci tangan/memakai hand sanityzer, dan menjaga jarak).
Pemkot Baubau jauh sebelumnya telah beberapa kali membagikan masker secara gratis, melalui BPBD dan Dinas Kesehatan. Tak luput, terus menerus menyosialiasikan, mengimbau masyarakat agar patuh Prokes.
“Kalau masyarakat tidak mematuhi Prokes seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, maka janganlah berharap banyak Kota Baubau akan terbebas dari covid-19. Walaupun doa dan harapan kita semua daerah kita terbebas dari covid-19,” tegas Roni Muhtar.
Roni Muhtar berharap, masyarakat betul-betul menerapkan Prokes dalam beraktivitas. Termasuk dalam perayaan Idul Fitri 1442 H/2021.
“Bahwa keramaian harus dihindari karena bisa menjadi pemicu terjadinya persebaran virus korona (covid-19). Jadi tidak menghindari acara apa, tapi menghindari jangan ada yang berkumpul dengan tidak menerapkan Prokes. Kalau ini semua dilakukan, maka Insya Allah kedepan setelah Lebaran Idul Fitri dirayakan, tidak ada peningkatan kasus covid-19. Jadi harus semua menerapkan Prokes tanpa pandang bulu, apakah pejabat atau masyarakat. Tetap wajib mematuhi Prokes,” ungkapnya.
[Red]









Komentar