oleh

Waspadalah! Mahasiswi Berhijab Nyaris Diperkosa

Baubau

Seorang Mahasiswi berhijab syar’i nyaris diperkosa. Ini terjadi di jalan Palagimata (simpang lima) Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), siang ini Minggu 3-03-2019.

Menurut keterangan korban, kejadian bermula saat Ia menumpang ojek motor hendak ke situs budaya Benteng Keraton Buton. Korban akan berfoto-foto bersama empat rekannya, sebelum ke Pelabuhan Murhum. Rencananya korban bersama rekannya akan menyeberang ke Kota Kendari.

Namun ojek yang ditumpangi korban, memiliki ciri-ciri berkulit hitam, mengenakan jaket berwarna hitam, menggunakan sepeda motor matic berwarna putih, bercorak merah ini, langsung tancap gas menuju arah simpang lima. Terpisah dari rekan korban, yang juga menumpang ojek lainnya.

Disimpang lima ini suasananya sangat sepi, area rerumputan, pepohonan (hutan).

Pelaku kala itu juga membawa senjata tajam berupa badik dipinggangnya, wajahnya terlihat seperti orang yang sedang mabuk.

Upaya bejat pelaku tidak berhasil, karena saat masih dalam perjalanan, korban sempat menelepon rekannya, menyampaikan bahwa dia (korban) dibawa kearah hutan palagimata. Dan rekannya langsung melapor kepada beberapa pemuda yang tengah nongkrong di areal Benteng Keraton.

Saat itu juga, pemuda Melai, bernama Anto Trail bersama beberapa pemuda lainnya, langsung menuju arah simpang lima untuk mencari korban. Korban ditemukan dalam kondisi pucat, dan mengalami trauma. Korban terbatah betah saat menjawab pertanyaan dari pemuda Melai.

Berikut postingan Anto Trail, menginformasikan, mengingatkan agar para Ibu, remaja, pelajar puteri, mahasiswi selalu waspada, berhati hati bila menumpang ojek.

“Sekedar info kami anak keraton tadi di dtangi cwek, minta tolong tmannya di bawah lari ojek. Pas kita cari tau katanya di bawah lari di atasnya simpang lima, jadi kita langsung ksana. Untung perempuan yg di bawah lari ojek itu kita dpat di dlam hutan, tapi kami tdk dapat tukang ojeknya yang membawa larinya. Kita tanyai itu cewek dia bilang naik ojek di bagian pantai kamali, mtornya beat putih ada merahnya ciri2 orangnya hitam, pakai jaket hitam trus mukanya kayak orang mabuk, tapi platnya dia tdk tau trus itu tukang ojek katanya ada benda tajamnya (badik). Kami sdah menyuruh itu cwek untuk melapor tapi dia nda mau soalnya dia harus pulang kendari”.

“Jadi kalau bisa untuk rekan2 yg sering naik ojek, khususnya perempuan tolong jangan naik ojek sembarang,” demikian tulis Anto Trail via Wahtsapp.

~ Vonizz report ~

Komentar

News Feed