Apresiasi GERAM KEPTON, Gubernur Sultra: “Kawal Pemprov sampai ke Pusat”

H Ali Mazi SH

Catatan LM Irfan Mihzan

Kasamea.com

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi SH mengapresiasi Gerakan Masyarakat Kepulauan Buton Nusantara (GERAM KEPTON) dalam upaya mendorong percepatan terbentuknya Provinsi Kepton dengan kemurniannya, menyatukan seluruh elemen masyarakat Kepton. Bergerak tulus, ikhlas, tanpa pamrih, memulai segala sesuatunya karena keterpanggilan hati nurani sendiri, sama persepsi, satu tekad, komitmen untuk Kepton.

Drs Basiran Lazaidi MSi

Ali Mazi berharap, GERAM KEPTON dapat memberikan warna dalam perjuangan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kepton, cerdas dan mampu memberikan peran-peran secara luas, tak hanya pada skala lokal, namun juga sampai ke tingkat Pusat (Pemerintah Pusat). Membangun kerjasama dengan pola-pola kolaborasi, disertai komitmen kuat untuk saling bersinergi diantara seluruh komponen Bangsa, khususnya Pemerintah daerah, serta stakeholders terkait lainnya.

Ali Mazi menekankan, mewujudkan Provinsi Kepton, tak boleh berdiam diri menunggu kebijakan Pemerintah Pusat. Melainkan perlu usaha dan kerja keras semua pihak.

Putera terbaik Buton ini mengungkapkan, Ia sangat mengapresiasi pembacaan Maklumat-Deklarasi yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh GERAM KEPTON. Sebagai bagian dari dorongan dan penyemangat Pemprov Sultra untuk bekerja maksimal bersama semua komponen dalam percepatan terbentuknya Provinsi Kepton.

“Saya berharap kegiatan hari ini (Pembacaan Maklumat-Deklarasi) dapat menjadi pemicu dalam upaya dan tekad kita bersama untuk bersatupadu dalam perjuangan membentuk DOB Kepton,” harap Ali Mazi, yang disampaikan melalui Asisten I Set Prov Sultra, Basiran Lazaidi, yang diutus langsung oleh Ali Mazi mewakili kehadirannya di Istana Ilmiah (Kamali) Kota Baubau, Selasa 25 Mei 2021.

Dihadapan Sultan Buton, LM Izat Manarfa, perangkat Lembaga Adat Kesultanan Buton, Tetua Adat,  Tokoh Masyarakat, Insan Pers, Media Cetak dan Media Elektronik, masyarakat Kepton, Ali Mazi mengungkapkan, kesuksesan pelaksanaan Pembacaan Maklumat – Deklarasi, agar cita-cita dan kejayaan warga Buton Kepulauan dimasa depan menjadi kebanggaan masyarakat Kepton, dan juga masyarakat Sultra.

Ia menilai Pembacaan Maklumat-Deklarasi adalah gerakan moral yang dilandasi niat tulus dan ikhlas dalam upaya mendorong percepatan terbentuknya DOB Kepton. Digagas GERAM KEPTON, sebagai bentuk perhatian, pengabdian Generasi Muda Kepton yang penuh semangat untuk selalu mengingatkan Pemerintah dan seluruh komponen, agar cita-cita Leluhur dan masyarakat Buton yang sudah puluhan tahun dapat segera terwujud, lahirnya sebuah Provinsi di jazirah Kepton.

Menurut orang nomor 1 Sultra ini, Maklumat-Deklarasi ini merupakan rangkaian sejarah panjang perjuangan semua elemen di jazirah Kepton. Sebagaimana diketahui bersama, Deklarasi juga pernah dilaksanakan dalam bentuk, di tempat yang berbeda. Meskipun demikian, semangatnya masih tetap membara dari generasi ke generasi, yang merupakan rangkaian peristiwa yang tercatat dalam sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepton.

Iapun menguraikan, beberapa rangkaian pergerakan Generasi Muda dan warga masyarakat Buton pada tahun 1996 di Kota Makassar, atas dorongan dan semangat dari sahabat Ali Mazi, Almarhum H La Ode Halaka Manarfa bersama teman-teman yang tergabung dalam KKIB (Kerukunan Keluarga Indonesia Buton) dan HIPMIB (Himpunan Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Buton), yang mengawali gelora untuk terbentuknya Provinsi Buton Raya.

Semangat perjuangan tersebut dilanjutkan oleh Bupati Buton H LM Sjafei Kahar, Wali Kota Baubau H MZ Amirul Tamim dan Bupati Wakatobi Hugua, Ketua DPRD Buton Samsu Umar Abdul Samiun serta perwakilan dari Pemda Buton Utara, yaitu Sekretaris Daerah Buton Utara, pada tahun 2007, bertempat di kantor Bupati Buton di Pasarwajo. Kala itu bersama seluruh komponen pemuda dan tokoh masyarakat Kepton, melakukan Deklarasi terbentuknya DOB Buton Raya.

Pada tahun 2010, Ali Mazi sebagai putera Buton terpanggil untuk ikut serta melakukan pergerakan, dan dipercaya selaku Ketua Panitia Deklarasi di Jakarta. Agar semangat dan aspirasi masyarakat Buton dalam percepatan pembentukan Provinsi Buton Raya dapat segera direalisasikan. Deklarasi digelar di Tugu Proklamasi Jalan Proklamasi Jakarta. Pemilihan Tugu Proklamasi tersebut dilatarbelakangi atas semangat perjuangan Proklamator Republik Indonesia Soekarno – Hatta.

Selanjutnya, Gubernur Sultra Nur Alam atas usulan dan desakan dari Bupati dan Wali Kota wilayah Kepton, serta para Tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat, pada saat peringatan HUT Sultra tahun 2015 di Kolaka Timur, melaksanakan Deklarasi pembentukan Provinsi Kepton.

“Dan hari ini GERAM akan mengukir sejarah kembali menggelorakan percepatan pembentukan DOB Provinsi Kepton dalam bentuk pembacaan Maklumat- Deklarasi. Agar kita semua komponen masyarakat wilayah Kepton kembali melakukan gerakan percepatan terbentuknya Provinsi Kepton,” tegas Ali Mazi, yang dibacakan dengan suara lantang oleh Basiran Lazaidi.

Ali Mazi sangat berharap, seluruh pihak bersatupadu dan berkomitmen bersama dalam satu tujuan terbentuknya Provinsi Kepton.

Seperti diketahui, pada 17 Februari 2016, Pemprov Sultra atas dukungan dari Kepala Daerah dan DPRD Kabupaten/Kota cakupan wilayah Kepton, serta DPRD Sultra dan masyarakat, telah mengirim surat nomor 135/796 usulan pembentukan DOB Provinsi Kepton, pemekaran Provinsi Sultra beserta semua lampiran persyaratan pembentukan DOB Provinsi Kepton, kepada pemerintah pusat, DPR RI, dan DPD RI. Semua persyaratan sudah dilampirkan sesuai dengan ketentuan UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah.

Surat usulan tersebut, telah diterima oleh pemerintah pusat (Kemendagri), DPR RI (Komisi II), dan DPD RI. Namun, belum ada progress. Sehingga, pada saat Ali Mazi dilantik sebagai Gubernur Sultra periode kedua tahun 2018, berikhtiar agar DOB Kepton dapat segera terbentuk. Diawali dengan mengundang para Sekretaris  Daerah cakupan Kepton dalam rapat koordinasi percepatan pembentukan Provinsi Kepton, pada tanggal 21 November 2018.

Rekomendasi hasil rapat tersebut adalah segera membentuk Tim Percepatan Pembentukan Provinsi Kepton pemekaran Provinsi Sultra.

Sehingga, selaku Gubernur Sultra, Ali Mazi menetapkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 135 tahun 2019, tentang Pembentukan Tim Koordinasi Integrasi Sinkronisasi Percepatan Pemekaran Provinsi Kepton pemekaran  Provinsi Sultra pada tanggal 7 Februari 2019, dengan susunan tim diantaranya adalah Sekretariat Bersama dan selaku Koordinator Percepatan, Samsu Umar Abdul Samiun SH, dan Kepala Sekber La Djusmani SE.

“Sekber yang telah dibentuk telah bekerja maksimal menyiapkan kembali dokumen pendukung pembentukan DOB Kepton dan melakukan konsultasi dan koordinasi di Kementerian Lembaga dan DPR RI Komisi II, serta DPD RI,” kata Ali Mazi.

Komitmennya tak surut, tahun ini Ali Mazi menugaskan Asisten Pemerintah dan Kesra Provinsi Sultra untuk melakukan penyempurnaan Keputusan Gubernur Sultra Nomor 135 tahun 2019, dengan menyusun Tim Percepatan Pembentukan DOB Provinsi Kepton, dengan memperhatikan aspirasi Bupati/Walikota daerah cakupan, serta usulan perbaikan dari tokoh masyarakat. Termasuk meminta usulan personil tim dari Bupati/Walikota daerah cakupan.

Selain itu, perlu melibatkan komponen lain dari kalangan para mantan Bupati/Walikota daerah cakupan, anggota DPR RI, DPD RI, Profesional, Akademisi, tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Termasuk perwakilan warga Buton Kepulauan yang ada di Ibukota Negara Jakarta, yang dapat memberikan kontribusi pemikiran. Sehingga, dapat mendorong percepatan, dan meyakinkan Pemerintah Pusat, DPR RI, dan DPD RI, dengan kajian dan pertimbangan historis, tehnis, potensi keunggulan SDA, yang menjadi modal terbentuknya DOB Kepton. Serta pertimbangan lainnya, dalam bentuk kajian akademis yang paripurna.

“Kita ketahui bersama bahwa persoalan utama belum adanya pembentukan DOB saat ini adalah adanya kebijakan moratorium pembentukan/pemekaran daerah dari pemerintah pusat. Dan belum diterbitkannya PP tentang pembentukan DOB sebagai tindak lanjut amanat UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (***)

Komentar

News Feed