oleh

AS TAMRIN BUKA FGD PERCEPATAN PENDIRIAN PTN DI KOTA BAUBAU. DIHADIRI PROF JASRUDDIN

Kasamea.com BAUBAU

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH resmi membuka Forum Group Diskusi (FGD) Percepatan Pendirian Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Baubau. FGD dihadiri langsung Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Makassar, Prof Dr Jasruddin Daud MSi.

Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH mengapresiasi panitia penyelenggara FGD, yang bermula dari diskusi-diskusi kecil terarah, yang secara rutin digelar putera puteri terbaik Kepulauan Buton (Kepton). Dan hingga kini terus konsisten menindaklanjuti langkah demi langkah secara terukur, konkrit, guna terpenuhinya berbagai persyaratan, dalam mewujudkan berdirinya PTN di Negeri Khalifatul Khamis.

AS Tamrin mengajak seluruh pihak kompak bersama-sama mewujudkan mimpi besar berdirinya PTN. Dengan kerja-kerja tulus.

“Mari kita bahu membahu membangun daerah ini, semoga dengan doa, kerja keras dan kesungguhan, kekompakan kita, PTN bisa berdiri di daerah kita,” ucap AS Tamrin, dalam kata sambutannya, sebelum membuka FGD.

Berita terkait ⬆

AS Tamrin memastikan Pemerintah Kota memberikan kemudahan serta kelancaran urusan bagi seluruh PT yang ada di Kota Baubau, sepanjang terpenuhi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua Panitia Penyelenggara FGD, Ibnu Wahid, menambahkan, FGD didasari oleh aturan mainbyang memang dibolehkan oleh daerah dalam rangka mendirikan PTN. Ada kebutuhan khusus atau kondisi tertentu disuatu daerah, sehingga membuka peluang untuk ini.

“Bapak Wali Kota menggagas, kemudian juga teman-teman tim, ada Dr Iradat, Dr Zuardi, dr Lukman, Dr Muhaimin, Dr Juamdan, mereka ini bersama-sama menggodok kelengkapan dokumen dalam rangka pendidirian PTN ini. Baik dokumen institut, kemudian dokumen prodi, kesiapan-kesiapan SDM.

Seluruhnya adalah pyur dikerjakan putera puteri Kepton. Ada beberapa teman-teman dari Kampus, Akademisi yang terus membantu.

Seperti yang diungkapkan Wali Kota, baik PTS maupun PTN didirikan untuk kita semua. Saling mendorong, mensuport satu sama lain, untuk kemajuan dunia pendidikan, serta peningkatan SDM.

Penting kehadiran Prof Dr Jasrudin Daud MSi, bersama jajarannya, sebagai perpanjangan tangan Kementerian Pendidikan dam Kebudayaan melalui LLDIKTI, sebagai bentuk suport bagi daerah kota.

Di Sultra telah ada dua PTN di wilayah daratan, Universitas Haluoleo di Kendari, dan Universitas Sebelas November (USN) di Kolaka. Oleh karena itu besar harapan dapat berdirinya PTN Universitas Sultan Himayatuddin (UNESH).

Teknik Aspal menjadi salah satu Prodi yang khusus dalam UNESH nanti. Prodi yang tidak ada di kampus lainnya.

Kata Wahid, hasil FGD akan menjadi dokumen prasyarat pengajuan pendirian PTN. Pemerintah pusat juga akan mempertanyakan sudah pernah digelar FGD atau sudah melalui Konsultasi publik.

“Makanya ini penting kita laksanakan, karena akan ada beberapa Kementerian yang akan ikut andil dalam pendirian PTN. Kemendikbud, Kemen PAN-RB, Kementerian Keuangan, dan juga beberapa Kementerian lainnya.

Ini akan paripurna kalaudidiskusikan ke Pusat, ada audiens juga nantinya.

DPRD Kota Baubau sendiri kata Wahid, sangat merespon, mendukung sepenuhnya didirikannya PTN UNESH. Terlebih Gubernur Sultra Ali Mazi, yang menyatakan siap mengambil peran bila dibutuhkan dalam menyukseskan berdirinya PTN UNESH.

Hadir dalam FGD, Sekretaris Daerah Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd, beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rektor Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) Dr Alzarliani, mewakili Rektor Unidayan, para akademisi, dokter, tokoh pendidikan, tokoh budaya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda.

FGD yang digelar di meeting room Hotel Zenith, dihadiri sekitar 100 peserta, yang nampak sangat antusias.

[RED]

Komentar

News Feed