oleh

Pandemi Covid 19 Tak Halangi UM Buton Maksimalkan Perkuliahan

Rektor UM Buton Dr Wa Ode Alzarliani

Kasamea.com BAUBAU

Pandemi covid 19 tak sedikitpun mengurangi Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menjalankan proses belajar mengajar, serta berbagai aktivitas akademik lainnya. Memanfaatkan digitalisasi, seluruh aktivitas pun bisa berjalan lancar secara daring (online).

Rektor UM Buton, Dr Wa Ode Alzarliani mengungkapkan,
UM Buton bukan satu satunya Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia yang terkena dampak pandemi covid 19. Mengatasi itu, pihaknya sudah menyiapkan program program yang mendukung kelancaran aktivitas Kampus.

Kata dia, proses belajar mengajar tetap dilaksanakan secara daring, via zoom video, classroom, termasuk Whatsapp.

“UM Buton sudah punya program learning manajemen sistem. Jadi disitu kami sudah punya software, yang memudahkan mahasiswa untuk belajar dimana saja, dan kapan saja,” kata Wa Ode Alzarliani.

Materi perkuliahan sudah dimasukkan pada google classroom, sehingga mahasiswa, bisa belajar siang atau malam.

“Pagi mereka sudah bisa buka, disitu sudah ada tugas yang harus mereka kerjakan. Juga ada via zoom, via Whatsapp Group (WAG), dan pengumpulan tugas juga bisa melalui email. Kami fasilitasi. Untuk mahasiswa yang tinggal di daerah-daerah yang kerepotan untuk mengakses zoom, bisa melalui email atau WA,” jelas Wa Ode Alzarliani.

UM Buton mempertahankan agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

Wa Ode Alzarliani menuturkan, untuk pelaksanaan ujian mahasiswa yang ada di Kota Baubau, tetap dilakukan secara offline, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, 3M: Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, saat ujian. Ujian tetap berjalan sebagaimana mestinya.

“Pandemi ini tetap kita laksanakan wisuda,” semangatnya.

Kata Wa Ode Alzarliani, Pimpinan Pusat Muhammadiyah memiliki Lembaga yang khusus menangani covid 19. Pihaknya mengacu pada surat edaran dari pimpinan pusat Muhammaddiyah, terkait adanya pelarangan kuliah tatap muka, sampai waktu yang belum ditentukan.

Termasuk pula surat edaran Gubernur tentang peningkatan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid 19.

“UM Buton merupakan salah satu komponen yang ikut mencerdaskan anak bangsa, kami tetap memperhatikan aturan serta arahan pemerintah, juga pimpinan pusat Muhammadiyah,” ucapnya.

Penelitian, pengabdian, pendidikan dan pengajaran, semua berjalan baik. Menurut Wa Ode Alzarliani, para Dosen UM Buton berinovasi, meskipun secara online, melalui classroom, webinar, tanpa harus ke lapangan, mereka bisa tetap melaksanakan aktivitas akademik.

[RED]

Komentar

News Feed