oleh

Bijak AS Tamrin Maafkan Kasus Pencemaran Nama Baik, LM Ishaq Anshari: Terima Kasih Pak Wali Kota

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH dan LM Ishaq Anshari dimediasi Polres Baubau dalam suasana kekeluargaan

Kasamea.com Baubau

Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH menunjukkan sikap bijaksana sebagai seorang Pemimpin, yang tulus memaafkan kasus pencemaran nama baik, warga Kota Baubau, LM Ishaq Anshari. Kejadian membahagiakan ini dimediasi aparat Polres Baubau, dipimpin Ka Sat Reskrim, AKP Reda Irfanda SH, di rumah jabatan Wali Kota Baubau, Selasa (9/3).

Proses mediasi berlangsung lancar dalam suasana kekeluargaan, Wali Kota Baubau didampingi Kuasa Hukumnya Dedi Ferianto SH CMLC, dan LM Ishaq Anshari juga didampingi Kuasa Hukumnya Muh Agus Salim.

Upaya mediasi ini adalah merupakan wujud keseriusan Wali Kota Baubau yang mengamini dan menyambut baik upaya Restorative Justice dalam setiap penanganan perkara ITE oleh Aparat Penegak Hukum (APH), sebagaimana surat edaran Kapolri No.SE/2/II/2021 tentang kesadaran budaya beretika untuk mewujudkan ruang digital Indonesia yang bersih, sehat, dan produktif.

Setelah sebelumnya terjadi pelaporan Polisi LP/208/XI/RES 7.5/2020/ Sultra/ Res Baubau tertanggal 9 November 2020 tentang dugaan terjadinya tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yaitu pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook.

Pencetus PO-5, yang populer sebagai Tokoh Humanis Sultra ini, bersedia memaafkan dan menyelesaikan kasus tersebut secara baik-baik, dengan syarat: terduga pelaku menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya secara terbuka di media cetak/elektronik. Selain itu, juga membuat pernyataan tertulis sebagai pegangan dan jaminan Wali Kota Baubau dan APH (aparat penegak hukum), bahwa pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya.

LM Ishaq Anshari yang dikenal sebagai Seniman dan pegiat Baubau Creative mengapresiasi sikap bijak Wali Kota Baubau. Iapun menyanggupi syarat dimaksud, dan akan membuktikan niat baik permohonan maaf kepada Wali Kota Baubau, atas postingannya yang terunggah pada 7 Juli 2020 lalu.

LM Ishaq Anshari mengungkapkan, “WTP (Waktunya Tangkap Pencuri)” yang Ia posting di Wall Akun Facebook miliknya, dimaksudkan, karena adanya dugaan pelanggaran pengelolaan APBD Kota Baubau Tahun 2019, yang dilaporkan K@KP ke pihak Kejaksaan Negeri Baubau.

LM Ishaq Anshari mengakui, bahwa status yang dipostingnya tidak benar, dan merupakan kesalahan dan kekhilafannya. Sehingga menyebabkan ketersinggungan Wali Kota Baubau.

Bahkan LM Ishaq Anshari menilai, selama ini Wali Kota Baubau telah menunjukkan pengabdiannya yang tulus dalam membangun Kota Baubau, mendapatkan banyak prestasi, serta penghargaan selama menjabat dua periode menahkodai Negeri Khalifatul Khamis.

“Saya ucapkan terima kasih atas keramahan bapak Wali Kota Baubau yang menyambut dan menerima baik permohonan maaf saya. Dan apabila dalam memberikan kritik telah menyinggung dan mencemarkan nama baiknya, sekiranya melalui pernyataan ini, saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Selanjutnya ini menjadi pengalaman dan pelajaran berharga, untuk lebih berhati-hati dalam memberikan sumbangan pemikiran dan kritik,” tulus diungkapkan LM Ishaq Anshari, tertuang dalam pernyataan tertulisnya.

[Red]

Komentar

News Feed