oleh

SPP Naik, Ini Penjelasan Rektor Unidayan

BAUBAU

Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Mahasiswa baru tetap akan dinaikkan sesuai kebutuhan Universitas Dayanu Ikhsanudin (Unidayan). Hal ini dipastikan Rektor Unidayan Ir LM Sjamsul Qamar MT, Jumat (5/7).

Menggelar konferensi Pers di aula rapat Rektorat Unidayan, Sjamsul Qamar menjelaskan secara rasional kenaikan SPP tersebut.

Setelah adanya aksi unjuk rasa Mahasiswa menyikapi kenaikan SPP, pihaknya melakukan evaluasi. Kata Sjamsul Qamar, SPP tertinggi untuk Tehnik Sipil, dan Tehnik Informatika. Dari Rp 1.850.000, menjadi Rp 2.500.000, namun setelah dilakukan evaluasi, menjadi Rp 2.300.000.

SPP terendah untuk Program Studi Perikanan, dan pertanian. Yang semula Rp 1.650.000 dinaikan menjadi Rp 2.000.000, setelah dilakukan evaluasi menjadi Rp 1.800.000.

Sedangkan Fakultas Hukum, FKM, dan FISIP, setelah dievaluasi menjadi Rp 2.000.000.

Beberapa pertimbangan pemangku kebijakan Unidayan tetap menaikan SPP tersebut. Pertama, Visi Unidayan menjadi Universitas unggul ditahun 2035.

Kemudian, Dosen tetap Unidayan sebanyak 194, dan masih dibutuhkan sekitar 25 Dosen baru, agar diselaraskan dengan kuota Mahasiswa, yang kini berjumlah 6.039.

Belum lagi, lanjut Sjamsul Qamar, kebutuhan BPJS tenaga pendidik dan tenaga swasta yang bekerja di Unidayan.

Seiring dengan kenaikan SPP, suami Wa Ode Maasra Manarfa ini menyampaikan keunggulan Unidayan. Unidayan menempati peringkat 365, dari sekitar 3000 Perguruan Tinggi di Indonesia. Saat ini Unidayan berupaya mencapai posisi 100.

Kemudian kata Sjamsul Qamar, Unidayan pernah menjadi terbaik 1 se- Indonesia Lomba Karya Tulis. Mahasiswa terbaik 1 Teknik Sipil se-Indonesia. Untuk Perguruan Tinggi Swasta se- Sultra, Sjamsul Qamar mengaku, Unidayan yang terbaik.

“Belum lagi saat seleksi CPNS tahun 2018 kemarin, ada 143 orang yang lolos tamatan Unidayan ini. Kemudian 4 orang bekerja di BUMN, 55 orang tersebar di perusahaan swasta. Jadi tidak ada lagi yang diragukan di Unidayan ini,” bebernya.

Konferensi Pers turut dihadiri Wakil Rektor Unidayan, Direktur Pasca Sarjana Unidayan, dan Dekan beberapa Fakultas di Unidayan.

[RIDWAN – editor LAMIM]

Komentar

News Feed