Baubau
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau rupanya sudah menyiapkan personil juga armada pengangkut sampah, sebagai langkah antisipasi untuk ikut menghadirkan kenyamanan, saat perayaan Natal dan Tahun Baru.
Bahkan untuk memaksimalkan pelayanan dibidang persampahan, DLH menerapkan jam kerja “shift” tanpa libur. Para personil pasukan kuning (petugas kebersihan), petugas penyapu dan petugas pengangkut sampah, sudah dibagi untuk membersihkan area pasar, pelabuhan, ruang publik/tempat wisata, dan utamanya di Gereja.
Plt Kepala DLH, Amiruddin, mengatakan, di area pelabuhan Murhum, Pelabuhan Ferry, di Pasar Karya Nugraha, dan Pasar Wameo, dipastikan volume sampah akan meningkat. Sehingga pihaknya menugaskan petugas lembur di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.
“Gereja lebih awal kami lakukan pembersihan, dan karena berhubung juga libur panjang, tempat rekreasi juga menjadi perhatian. Seperti di Pantai Kamali, Pantai Nirwana, Kotamara, juga disiapkan penanganannya lebih awal, diturunkan petugas yang menyapu,” jelasnya.
Amiruddin menyebutkan, jadwal pembuangan sampah di bak sampah yang telah tersedia, dimulai pukul 17.00 Wita (petang) sampai pukul 05.00 Wita (subuh). Untuk pengangkutan sampah dari bak sampah ke TPA, tetap dilakukan mulai pukul 05.00 Wita (subuh) sampai selesai.
Memaksimalkan pelayanan, lanjut Amiruddin, pihaknya, melalui UPTD Persampahan, juga menerapkan strategi baru. Pada jam pembuangan sampah di bak sampah, yang dimulai pukul 17.00 Wita (petang) sampai pukul 05.00 Wita (subuh), armada pengangkut sampah yang bertugas pada shift pagi, mengangkut sampah sampai selesai di jalurnya.
“Kemudian kami sudah evaluasi di lapangan, bahwa setelah jam pengangkutan sampah, masih ada lagi warga yang membuang sampah di bak sampah. Sehingga kami siapkan lagi satu mobil penyisir,” jelasnya.
“Setelah jam sembilan pagi, armada menyisir lagi semua bak sampah yang ada, untuk mengangkut sampah susulan tersebut. Sampai jam 12 menyisir, istrahat, dan jam 1 lanjut lagi yang shift siang. Jadi kita maksimalkan supaya tidak ada penumpukan sampah, dan bau tidak enak yang ditimbulkan,” tambahnya.
(Redaksi)









Komentar