Empat Korban Meninggal Dunia, Nahas Air Bah di Baubau

Sungai Ngkari-ngkari (Bendungan Air) sebelum terjadinya air bah

Baubau

Innalillahiwainnailaihi rodjiun duka mendalam atas meninggalnya empat warga Kota Baubau dalam peristiwa air bah yang terjadi di sungai Ngkari-ngkari. Korban ditemukan malam hari, Sabtu (12/3/22), diwaktu dan dititik yang berbeda, setelah dilakukan pencarian selama beberapa jam.

Dari lokasi penemuan jenazah, korban Jamal (30), Yayat (25), Rama (15) dan Tri (14), dievakuasi ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Baubau.

Dalam tayangan video yang diperoleh Kasamea.com, tampak isak tangis duka mendalam keluarga serta kerabat korban, saat korban dipulangkan ke rumah duka.

Sebelumnya, keempat korban meninggal dunia, bersama tiga korban selamat lainnya, Yuyun (24), La Ode Arisman (30) dan Ivan Alvadil (19), Pukul 15.45 Wita, bersama-sama berenang di sungai Ngkari-ngkari.

Namun nahas, tiba-tiba terjadi air bah, yang menyeret ketujuh korban. Saat itu tiga korban berhasil menyelamatkan diri dengan dibantu pengunjung lainnya. Sementara empat korban lainnya dinyatakan hilang terseret air bah.

Operasi SAR terhadap pencarian keempat korban melibatkan personel dari Tim Penyelamat Pos SAR Baubau, Polres Baubau, Koramil Sorawolio, BPBD Baubau, Polsek Bungi, Dinas Pemadam Kebakaran Baubau, Satpol PP Baubau, PMI Baubau, pemuda Karing Karing, warga sekitar hingga keluarga korban.

Dengan ditemukannya seluruh korban tersebut, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sabtu (12/3/22) sekitar Pukul 16.30 Wita, Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari menerima informasi dari Kapolsek Bungi Polres Baubau, Iptu Bustam, yang melaporkan musibah air bah tersebut.

Berdasarkan laporan itu, Pukul 16.45 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau dengan menggunakan rescue car. Diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan (LKK) untuk memberikan bantuan SAR, dalam cuaca gerimis. (Sumber: Pos SAR Baubau)


Komentar