oleh

Mahasiswa Bajo di Wakatobi Deklarasi “GANTI BUPATI”

Kasamea.com WAKATOBI

Gabungan Mahasiswa Bajo Desa Horuo dan Desa Mantigola di Kabupaten Wakatobi mendeklarasikan “Ganti Bupati”. Deklarasi ini merupakan gerakan spontanitas pernyataan sikap kelompok Mahasiswa saat kunjungan Calon Bupati – Wakil Bupati Wakatobi Nomor Urut 2 HALIANA – ILMIATI DAUD di Desa Mantigola, Minggu (18/210/20).

Kelompok Mahasiswa di dua Desa ini menilai, sekitar lima tahun berjalan periode Kepemimpinan, Program Pembangunan yang ada, tak berdampak signifikan pada peningkatan taraf hidup masyarakat Pulau Bajo. Khususnya dalam bidang Pendidikan.

Diungkapkan Koordinatir Lapangan Mahasiswa Bajo Mantigola, Resdin, bahwa deklarasi “Ganti Bupati” merupakan akumulasi ungkapan rasa kecewa terhadap Program Pendidikan Bersinar, Pemberian Beasiswa Bagi Para Pelajar Berprestasi di Suku Bajo. Sampai saat ini, diduga tak satupun Pelajar / Mahasiswa Suku Bajo Mantigola yang diberikan Beasiswa Pendidikan tersebut.

“Padahal di Desa ini banyak yang berprestasi,” beber Resdin.

Resdin mengatakan, selain tidak menepati Program Beasiswa bagi Pelajar / Mahasiswa di Desa Mantigola, sang Bupati juga tak pernah berkunjung di Desa Mantigola.

“Katanya mau berkantor tiap bulannya, nah sekarang sudah empat tahun, dimana?. Pokoknya ganti Bupati,” lantang suara Resdin, sambil mengangkat tangan menunjukkan 2 jari.

Kelompok Mahasiswa ini juga membentang spanduk sebagai ungkapan pernyataan sikap dan komitmen mereka.

[RED]

Komentar

News Feed