“IB Si Anak Kampung Calon Bupati Buton Tengah”

Kasamea, Baubau

“IB Kampung Sejahtera Menuju Buton Tengah Beradat”

Masih beberapa tahun lagi perhelatan Pilkada Kabupaten Buton Tengah (Buteng), namun nama-nama figur putera daerah terbaik sudah mulai disebut-sebut akan mewarnai bursa pencalonan 01 di negeri 1000 gua tersebut. Salah satunya ada nama Dr Ishak Bagea MA.

Pemilik slogan, jargon IB Kampung Sejahtera Menuju Buton Tengah Beradat blak-blakan menyatakan diri telah siap maju Calon Bupati Buteng 2024 mendatang.

IB mengakui dirinya hanya seorang anak kampung, yang terpanggil untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Buteng.

IB memaknai, Beradat dalam bahasa Buton yakni  Koadati. Sebagai dasar berkahnya suatu daerah. Beradat adalah akronim dari: B = Berbudaya, E = Energi, R = Ramah, A = Aman, D = Daya saing, A= Agamis dan berkeadilan.

Akademisi kelahiran Mawasangka ini tak menampik ada beberapa nama figur dari Mawasangka seperti Dr Ashari, Samahudin SE (Bupati Buteng saat ini). Selain figur Mawasangka, Ia berharap akan ada putera terbaik dari wilayah segitiga emas Gu, Lakudo, Sangia Wambulu yang juga ikut berkompetisi. Seperti Subhan (Ketua DPRD Kota Kendari saat ini), atau Rasyid Syawal (anggota DPRD Sultra saat ini).

“Kalau kosong satunya dari Mawasangka Raya kosong duanya dari Lakudo, sangia wambulu. Sebaliknya figur kalau kosong satunya dari wilayah segitiga emas Gu Lakudo atau Sangia Wambulu, berarti kosong dua itu dari Mawasangka Raya atau Talaga Raya,” ungkapnya.

Maju calon Bupati menurut IB, harus mempersiapkan diri, baik secara finasial maupun basis pendukung. Termasuk gerbong Partai yang akan mengusung pasangan calon, atau mendukung. IB sendiri saat ini menjabat Ketua DPD Partai Berkarya  Buteng, yang tengah fokus melakukan konsolidasi internal, mempersiapkan pengurus tingkat DPD, Kecamatan, sampai Kelurahan/Desa.

Mematangkan langkah menuju calon 01 Buteng, staf ahli Wali Kota Baubau ini sudah gencar melakukan sosialisasi, baik di media sosial, media cyber, melalui pembagian kalender 2021, baliho/spanduk, juga pertemuan tatap muka langsung dengan masyararakat. Terkini IB membagikan ribuan baju kaos. Hingga pelosok Buteng, IB telah membangun komunikasi serta mendengarkan, menyerap keluh kesah, aspirasi masyarakat.

“Alhamdulliah kami dari tahun lalu kami sudah berkomunikasi dari rumah ke rumah terutama dari keluarga dulu. Alhamdullilah semua keluarga mendukung, kemudian teman-teman sekolah, teman kuliah, adik-adik mahasiswa, dan masyarakat,” ucapnya, dalam bincang santai dengan awak media beberapa waktu lalu di Kota Baubau.

IB memastikan telah siap tulus ikhlas untuk kembali ke Buteng secara total sepenuhnya semata-mata pengabdian. Tentunya kata IB,  amanah masyarakat adalah tanggung jawab dunia akhirat.

Kalkulasi basis pendukung kedepan, IB nampak sangat paham tentang Buteng, yang terbagi dalam tujuh Kecamatan, 67 Desa dan 10 Kelurahan. Ia optimis, yang mendukungnya tak hanya basis militan dari Mawasangka Raya, tetapi hampir seluruh Kecamatan. Ia mengklaim memiliki keluarga besar, yang tersebar hampir di seluruh wilayah Buteng.

IB menilai, saat ini tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkab Buteng, terjadi pro kontra. Salah satu yang menjadi perhatiannya, bagaimana pemberdayaan masyarakat dapat lebih ditingkatkan. Adil dan merata di tujuh Kecamatan, hingga seluruh pelosok Buteng.

“Ngapain mo diambil pekerja dari Jawa atau dari Makassar atau dari Kendari atau dari Baubau kalau ada pengusaha atau pekerja lokal yang siap bekerja.  Ini dari keluhan masyarakat, ada tukang kayu, tukang batu, mereka harus diberdayakan. Termasuk juga mahasiswa harus diberdayakan, media juga, karena media juga ini kan luar biasa untuk membantu informasi pembangunan. Media memberikan informasi yang cerdas kepada masyarakat,” urai IB.

IB juga menyinggung pemberdayaan, prioritas SDM lokal, putera puteri terbaik Buteng, di seluruh jabatan strategis instansi lingkup Pemkab Buteng.

[Red]

Komentar