Ini Pokir DPRD Buton 2021/2022!

Foto: FB DPRD Buton

Buton

Pokir atau Pokok-Pokok Pikiran Anggota DPRD merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota Dewan agar diperjuangkan dipembahasan RAPBD. Pokir DPRD memuat pandangan dan pertimbangan DPRD mengenai arah prioritas pembangunan, rumusan usulan kebutuhan program/kegiatan yang bersumber, serta hasil penelaahan pokok-pokok pikiran DPRD tahun sebelumnya yang belum terbahas, yang kemudian menjadi masukan dalam perumusan kebutuhan program dan kegiatan pada tahun rencana berdasarkan prioritas pembangunan daerah.

Pokir DPRD telah diatur dengan sangat rinci dan detail, sehingga dalam pelaksanaannya berkontribusi nyata bagi kepentingan rakyat. Amanat mulia inilah yang harus menjadi semangat para anggota dewan dalam menyampaikan Pokir.

Pokir DPRD terlebih dahulu akan ditelaah dan diselaraskan dengan program prioritas pembangunan, sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD, dan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Dan DPRD memiliki tupoksi mengawal dana Pokir, agar pelaksanaan program yang diusulkan berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan sesuai dengan harapan rakyat yang diwakilinya.

Bagaimana bila terjadi penyimpangan pelaksanaan Pokir?. Maka hal itu bukan karena semangat Pokir bermasalah. Tetapi menyangkut perbuatan oknum anggota dewan secara pribadi, bukan lembaga.

Tentu bagi yang melanggar semangat Pokir, ada konsekuensi hukum yang diterima, bila terbukti menyalahgunakan Pokir. (Mengutib dari beberapa Sumber)

Sekretaris DPRD Kabupaten Buton Harsila menjelaskan, bahwa dana pokir diluar ranah Sekretariat DRPD, sebab dana pokir tidak dianggarkan melalui anggaran Sekretariat DPRD.

“Jadi dana pokir itu memang merupakan kewajiban anggota untuk mengusulkan lewat sistem. Itu ada adminnya kita yang ditunjuk untuk menginput kegiatan mereka, terkoneksi dengan sistem di Bappeda,” jelasnya.

Kata Harsila, masa reses mengambil permasalahan yang ada di desa, diantaranya usulan-usulan kegiatan, yang kemudian diakumulasi dalam pokir DPRD. Tetapi kata dia, perlu digarisbawahi, bahwa pokir diserahkan kepada Pemda yang mengolah, apakah sesuai dengan RKPD.

“Jadi perlu saya luruskan dulu, bahwa pokir tidak ada di Sekretariat DPRD,” jelasnya lagi.

Ketika Kasamea.com mengkonfirmasi/mengklarifikasi tentang daftar Pokir DPRD Buton tahun 2021/2022 dibawah ini ⬇️, Harsila belum menanggapi.

Pokir DPRD Buton 2021/2022:

Hariasi : 1. Pengadaan penerangan jalan umum, di Lapodi Pasarawajo, Dinas Perhubungan, Rp 100jta, 2. Jalan usaha tani (JUT), di Awainulu Pasarwajo, Distan, Rp 200juta, 3. JUT, di Holimombo Pasarwajo, Distan, Rp 200juta, 4. JUT, di Kombeli Pasarwajo, Distan, Rp300juta.

Rafiun : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Kancinaa Pasarwajo, Dinperkim Rp 200juta, 2. Pembangunan pagar TPU, di Sampuabalo Siotapina, Disperkim, Rp 200juta, 3. Penataan halaman baruga, di Kancinaa Pasarwajo, Disbud, Rp 150juta, 4. JUT, di Manuru Siotapina, Distan, Rp 200juta.

Lisna : 1. Pembangunan drainase, di Wolowa Wolowa, Dispupr, Rp 200juta, 2. Pengadaan kantinting, di Bungi Wolowa, Diskan, Rp 150juta, 3. Persampahan, di Matanauwe Siotapina, DLH, Rp 150juta, 4. Pembangunan talud, di Sampuabalo Siotapina, BPBD, Rp 200juta.

Farid : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Wasaga Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta, 2. Pembuatan sumur bor, di Warinta Pasarwajo, Disperkim, Rp 130juta, 3. Pembuatan sumur bor, di Wasaga Pasarwajo, Disperkim, Rp 120juta.

La Sydu : 1. Pembuatan sumur bor di Laburunci Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta, 2. Penataan halaman SD 2 Buton, di Kaongkeongkea Pasarwajo, Disdik, Rp 150juta.

La Maulana : 1. Pengadaan sarpras kesenian, di Takimpo Pasarwajo, Disbud, Rp 300juta.

La Subu : JUT, di Boneatiro Kapontori, Distan, Rp 200juta.

Rudini Ncea : 1. Pengadaan sarpras wisata Watobura, di Dusun Tolando Wabula, Dispar, Rp 450juta . 2. Pengadaan bibit ternak, di Dusun Tolando Wabula, Distan, Rp 100juta.

Darsono : 1. Pembangunan drainase, di Barangka Kapontori, Dispupr, Rp 100juta, 2. JUT, di Barangka Kapontori, Distan, Rp 200juta.

Rahman : 1. Pembangunan drainase, di Ambuau Lasel, Dispupr, Rp150juta 2. JUT, di Labuandiri Siotapina, Distan, Rp 150juta..

Jainuddin : 1. Pengadaan katinting, di Bahari Makmur Siotapina, Diskan, Rp 100juta, 2. JUT, di Sampuabalo Siotapina, Distan, Rp 200juta.

Maryono : 1. Pembuatan sumur galian, di Kombeli Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta, 2. Pembuatan sumur galian, di Laburunci Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta.

Amsri : 1. Pembangunan talud, di Barangka Kapontori, BPBD, Rp 400juta.

Mararusli : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Gunung Jaya Siotapina, Disperkim, Rp 150juta, 2. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Kumbewaha Siotapina, Disperkim, Rp 150juta.

Darmawan : 1. Pembangunan pagar SMP 4 Buton, di Matanauwe Siotapina, Disdik, Rp150juta, 2. Penataan halaman SMP 4 Buton, di Matanauwe Siotapina, Disdik, Rp 150juta.

Nuryakin : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Walompo Siotapina, Disperkim, Rp 150juta, 2. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Sumber Sari Siotapina, Disperkim, Rp 150juta.

Sumarlin : 1. Pengadaan alat pengendali hama, di Wajah Jaya Lasel, Distan, Rp 150juta, 2. Pengadaan alat pengendali hama, di Mulya Jaya Lasel, Distan, Rp 150juta.

Hasni : 1. JUT, di Tumada Kapontori, Distan, Rp 150juta, 2. JUT, di Waondowolio Kapontori, Distan, Rp 150juta.

Nurnia : 1. Pembangunan drainase, di Sukasari Mabulugo Kapontori, Dispupr, Rp 150juta, 2. Pembangunan drainase, di PP Selatan Mabulugo Kapontori, Dispupr, Rp 150juta.

Safrin Singgah : 1. JUT, di Siomanuru Lasel, Distan, Rp 300juta.

Sabaruddin Paena : 1. JUT, di Lasalimu/Lasel, Distan, Rp 300juta.

Surfin : 1. JUT, di Saragi Pasarwajo, Distan, Rp 200juta, 2. JUT, di Boneatiro Kapontori, Distan, Rp 100juta.

Sufiani : 1. JUT, di Bonelalo Lasalimu, Distan, Rp 150juta, 2. JUT, di Wasuemba Lasalimu, Distan, Rp 150juta.

La Yanto Djoni : 1. JUT, di Wakoko/Pasarwajo, Distan, Rp 100juta , 2. Pengadaan katinting, di Wakoko Pasarwajo, Diskan, Rp 200juta.

(Redaksi)





(Mengutib dari beberapa Sumber)

Sekretaris DPRD Kabupaten Buton Harsila menjelaskan, bahwa dana pokir diluar ranah Sekretariat DRPD, sebab dana pokir tidak dianggarkan melalui anggaran Sekretariat DPRD.

“Jadi dana pokir itu memang merupakan kewajiban anggota untuk mengusulkan lewat sistem. Itu ada adminnya kita yang ditunjuk untuk menginput kegiatan mereka, terkoneksi dengan sistem di Bappeda,” jelasnya.

Kata Harsila, masa reses mengambil permasalahan yang ada di desa, diantaranya usulan-usulan kegiatan, yang kemudian diakumulasi dalam pokir DPRD. Tetapi kata dia, perlu digarisbawahi, bahwa pokir diserahkan kepada Pemda yang mengolah, apakah sesuai dengan RKPD.

“Jadi perlu saya luruskan dulu, bahwa pokir tidak ada di Sekretariat DPRD,” jelasnya lagi.

Ketika Kasamea.com mengkonfirmasi/mengklarifikasi tentang daftar Pokir DPRD Buton tahun 2021/2022 dibawah ini ⬇️, Harsila belum menanggapi.

Pokir DPRD Buton 2021/2022:

Hariasi : 1. Pengadaan penerangan jalan umum, di Lapodi Pasarawajo, Dinas Perhubungan, Rp 100jta, 2. Jalan usaha tani (JUT), di Awainulu Pasarwajo, Distan, Rp 200juta, 3. JUT, di Holimombo Pasarwajo, Distan, Rp 200juta, 4. JUT, di Kombeli Pasarwajo, Distan, Rp300juta.

Rafiun : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Kancinaa Pasarwajo, Dinperkim Rp 200juta, 2. Pembangunan pagar TPU, di Sampuabalo Siotapina, Disperkim, Rp 200juta, 3. Penataan halaman baruga, di Kancinaa Pasarwajo, Disbud, Rp 150juta, 4. JUT, di Manuru Siotapina, Distan, Rp 200juta.

Lisna : 1. Pembangunan drainase, di Wolowa Wolowa, Dispupr, Rp 200juta, 2. Pengadaan kantinting, di Bungi Wolowa, Diskan, Rp 150juta, 3. Persampahan, di Matanauwe Siotapina, DLH, Rp 150juta, 4. Pembangunan talud, di Sampuabalo Siotapina, BPBD, Rp 200juta.

Farid : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Wasaga Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta, 2. Pembuatan sumur bor, di Warinta Pasarwajo, Disperkim, Rp 130juta, 3. Pembuatan sumur bor, di Wasaga Pasarwajo, Disperkim, Rp 120juta.

La Sydu : 1. Pembuatan sumur bor di Laburunci Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta, 2. Penataan halaman SD 2 Buton, di Kaongkeongkea Pasarwajo, Disdik, Rp 150juta.

La Maulana : 1. Pengadaan sarpras kesenian, di Takimpo Pasarwajo, Disbud, Rp 300juta.

La Subu : JUT, di Boneatiro Kapontori, Distan, Rp 200juta.

Rudini Ncea : 1. Pengadaan sarpras wisata Watobura, di Dusun Tolando Wabula, Dispar, Rp 450juta . 2. Pengadaan bibit ternak, di Dusun Tolando Wabula, Distan, Rp 100juta.

Darsono : 1. Pembangunan drainase, di Barangka Kapontori, Dispupr, Rp 100juta, 2. JUT, di Barangka Kapontori, Distan, Rp 200juta.

Rahman : 1. Pembangunan drainase, di Ambuau Lasel, Dispupr, Rp150juta 2. JUT, di Labuandiri Siotapina, Distan, Rp 150juta..

Jainuddin : 1. Pengadaan katinting, di Bahari Makmur Siotapina, Diskan, Rp 100juta, 2. JUT, di Sampuabalo Siotapina, Distan, Rp 200juta.

Maryono : 1. Pembuatan sumur galian, di Kombeli Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta, 2. Pembuatan sumur galian, di Laburunci Pasarwajo, Disperkim, Rp 150juta.

Amsri : 1. Pembangunan talud, di Barangka Kapontori, BPBD, Rp 400juta.

Mararusli : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Gunung Jaya Siotapina, Disperkim, Rp 150juta, 2. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Kumbewaha Siotapina, Disperkim, Rp 150juta.

Darmawan : 1. Pembangunan pagar SMP 4 Buton, di Matanauwe Siotapina, Disdik, Rp150juta, 2. Penataan halaman SMP 4 Buton, di Matanauwe Siotapina, Disdik, Rp 150juta.

Nuryakin : 1. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Walompo Siotapina, Disperkim, Rp 150juta, 2. Jalan lingkungan (Rabat beton), di Sumber Sari Siotapina, Disperkim, Rp 150juta.

Sumarlin : 1. Pengadaan alat pengendali hama, di Wajah Jaya Lasel, Distan, Rp 150juta, 2. Pengadaan alat pengendali hama, di Mulya Jaya Lasel, Distan, Rp 150juta.

Hasni : 1. JUT, di Tumada Kapontori, Distan, Rp 150juta, 2. JUT, di Waondowolio Kapontori, Distan, Rp 150juta.

Nurnia : 1. Pembangunan drainase, di Sukasari Mabulugo Kapontori, Dispupr, Rp 150juta, 2. Pembangunan drainase, di PP Selatan Mabulugo Kapontori, Dispupr, Rp 150juta.

Safrin Singgah : 1. JUT, di Siomanuru Lasel, Distan, Rp 300juta.

Sabaruddin Paena : 1. JUT, di Lasalimu/Lasel, Distan, Rp 300juta.

Surfin : 1. JUT, di Saragi Pasarwajo, Distan, Rp 200juta, 2. JUT, di Boneatiro Kapontori, Distan, Rp 100juta.

Sufiani : 1. JUT, di Bonelalo Lasalimu, Distan, Rp 150juta, 2. JUT, di Wasuemba Lasalimu, Distan, Rp 150juta.

La Yanto Djoni : 1. JUT, di Wakoko/Pasarwajo, Distan, Rp 100juta , 2. Pengadaan katinting, di Wakoko Pasarwajo, Diskan, Rp 200juta.

(Redaksi)




Komentar