oleh

Fokus Konstantinus Bukide, Sekda Pilihan Bupati Buteng

BUTON TENGAH

Setelah dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Tengah (Sekda Buteng), Senin (14/10/19), Konstantinus Bukide SH MSi langsung menggelar rapat bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat perdana tersebut menjadi titik awal birokrat yang akrab disapa Pak Konstan ini bertatap muka, membangun silaturahim bersama seluruh Pejabat Eselon II lingkup Buteng.

Terpenting, melalui rapat ini juga, Konstan memulai koordinasi, diskusi konstruktif, merumuskan fokus kinerja berskala prioritas, yang harus segera dilaksanakan. Diantaranya, merumuskan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Buteng Tahun 2020, juga revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Buteng.

Nama Konstantinus Bukide bukan nama baru dikalangan birokrat Kepulauan Buton. Konstan dikenal sebagai birokrat yang berpengalaman, berpengaruh dalam akselerasi pembangunan, fungsi pelayanan pemerintahan profesional, berintegritas, akuntabel, sejak berkarir di Kabupaten Buton, Kota Bau-Bau, Pemprov Sultra, Buton Selatan. Konstan berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan pencapaian kinerja yang telah ditorehkan Sekda Buteng senior. Juga mewujudkan tata kelola pemerintahan Buteng yang lebih baik.

Seperti diketahui, sejak resmi berdiri sebagai Daerah Otonomi Baru, terdapat sejumlah catatan temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (LHP BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemkab Buteng. Serta sekelumit permasalahan administratif, juga regulatif lainnya, sosial kemasyarakatan di Negeri Seribu Goa.

“Apa yang sudah dilaksanakan dengan baik selama ini oleh Sekda senior (Sekda Buteng sebelumnya, red), kita lanjutkan. Dan yang masih kurang akan kita dorong untuk ditingkatkan. Sistem yang sudah berjalan baik kita pertahankan, bahkan akan kita tingkatkan, dan tentu suatu sistem pemerintahan membutuhkan penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan regulasi aturan perundang-undangan. InsyaAllah kita akan perbaiki sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Konstan.

Beberapa bulan lalu ditengah proses seleksi Jabatan Sekda Buteng, Konstan sudah digadang-gadang sebagai kandidat terkuat, diantara sejumlah nama lainnya, peserta seleksi calon Sekda Buteng. Sesuai dengan apa yang menjadi dambaan seorang Bupati Buteng H Samahudin, yang sempat tertuang dalam pemberitaan media ini, Rabu (7/8/19), berjudul:

Bursa Sekda Buteng: Konstan Menguat, dan Figur Dambaan Sang Bupati.

Lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) tengah dalam proses, delapan nama telah memasukkan berkas, guna memenuhi persyaratan administrasi. Menguat nama birokrat senior Konstantinus Bukide SH MSi, disebut-sebut berpotensi bakal menggantikan Drs La Ode Hasimin MSi, yang tak lama lagi akan mengakhiri karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) karena sudah memasuki usia pensiun.

Saat ditanya tentang isu menguatnya nama Konstantinus Bukide bakal menduduki jabatan Sekda Buteng, Bupati Buteng H Samahudin sendiri belum memastikan, dan menyerahkan sepenuhnya pada proses Lelang jabatan. H Samahudin mengatakan, siapapun bisa mengikuti seleksi Sekda Buteng, khususnya figur terbaik Sultra.

Terpenting kata dia, figur jujur, berkompeten, berintegritas, profesional, menjalankan, mengelola pemerintahan dengan baik. Tak kalah penting, mengenal dengan baik karakter masyarakat Buteng.

“Kejujuran kuncinya buat saya, dan dia (Sekda, red) harus bisa menjaga uang rakyat. Yang kita liat bukan hanya kecerdasannya, mental yang utama, patuh terhadap aturan dan harus menguasai hukum,” terangnya, ditemui beberapa waktu lalu di Ibukota Kabupaten Buton Selatan, Batauga.

Pria yang populer dengan nama La Ramo ini belum memastikan siapa yang bakal menduduki jabatan Sekda Buteng. Sebab kata dia, hasil Lelang menjadi penentu. Ia menegaskan, Lelang tersebut jauh dari intervensi dirinya sebagai Bupati, dan tanpa uang mahar atau sogok menyogok.

“Semua gratis tidak ada bayar bayar, pantanganku itu, kalau ada seperti itu saya pastikan dipecat. Jabatan ini dunia akhirat untuk saya,” tegasnya.

Konstantinus Bukide adalah nama yang tak asing, seorang profesional birokrat yang diketahui banyak makan asam garam dalam dunia pemerintahan, sudah dan hingga saat ini menduduki berbagai jabatan strategis. Dedikasi, integritas, track record, serta pengalaman Konstantinus Bukide tentu dapat sangat menunjang dalam membantu tugas-tugas pemerintahan, sebagai pembantu Bupati Buteng kelak.

Mengawali pengabdiannya dalam pelayanan pemerintahan, Konstantinus Bukide telah diberi kepercayaan menjadi Sekretaris Kecamatan Gu, kala itu Ia masih berstatus CPNS (1995-1997). Kemudian menjabat Kepala Seksi Pembinaan Umum di kantor Sosial Politik (Sospol) Kabupaten Buton (1997-2001).

Selanjutnya menjadi Camat Gu Kabupaten Buton (Mei 2001-13 Desember 2001), menjadi Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bau-Bau (2001-2008), Asisten III Setda Kota Bau-Bau (2008 – 2011), Kepala Dinas Perhubungan Kota Bau-Bau (2011-2013), Staf Khusus Gubernur Sultra (2013-2014), Asisten I Setda Kabupaten Buton Selatan (2014-2017) dan saat ini menjadi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton Selatan.

Ketika ditanya tentang keikut sertaannya dalam lelang jabatan Sekda Buteng, dan potensi menduduki jabatan tersebut, Konstantinus Bukide bijak menanggapi. Baginya, jabatan adalah amanah, yang harus selalu siap diterima dan dijalankan dengan baik sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN).

Kata pak Konstan, panggilan akrabnya, semua calon memiliki potensi dan kemampuan untuk menjadi Sekda Buteng.

“Siapapun yang terpilih, wajib didukung, guna mewujudkan Kabupaten Buton Tengah yang maju dan sejahtera. Sejajar dengan daerah-daerah maju lainnya di Indonesia,” tulisnya dalam pesan elektronik, Rabu (7/8) pagi.

Selain Konstantinus Bukide, Vonizz.com mencatat 7 nama peserta seleksi lelang jabatan Sekda Buteng, diantaranya: LM Muharam, Samrin, Usman B, Taufik Tombuli, Lukman, Muh. Rijal, Sirudin, tercatat aktif menjabat Kepala Dinas.

Komentar

News Feed