oleh

Jajal Eksport, Pemkab Wakatobi Gandeng FTA Center Makassar

WAKATOBI

Pemerintah Kabupaten Wakatobi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menggelar pertemuan bersama sejumlah pelaku usaha pengolah hasil perikanan, Selasa (16/7). Pertemuan bertema ‘Mendorong Terwujudnya Industrialisasi Perikanan yang Unggul dan Berdaya Saing’ ini DKP Wakatobi menghadirkan Pembicara profesional dari Free Trade Agreement (FTA) Center Makassar.

Kepala DKP Kabupaten Wakatobi Jalaludin berharap, pertemuan ini dapat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang bergerak disektor usaha Perikanan. Ia optimis, sektor Perikanan Wakatobi dapat bertumbuh kembang hingga menguasai pasar lokal, regional, maupun internasional.

Dalam pertemuan tersebut tak luput pembahasan berbagai kendala yang dihadapi usaha sektor Perikanan.

Jalaludin mengatakan, selain akses pasar, mendorong lahirnya regulasi adalah bagian yang tak kalah penting dalam menumbuh kembangkan usaha sektor Perikanan. Regulasi dimaksud kata dia, regulasi yang nantinya akan mengatur industri Kemaritiman, Kelautan dan Perikanan.

Pertemuan sehari ini juga memastikan, bahwa usaha sektor Perikanan masih cukup menjanjikan. Dari hasil kajian
FTA Center Makassar menunjukkan permintaan Pasar pada sektor Perikanan lebih tinggi dibanding permintaan Pasar akan nikel.

Keterangan dari beberapa sumber, FTA Center Makassar adalah tempat memperoleh informasi perkembangan terbaru tentang perjanjian-perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan Indonesia. FTA Center Makassar diisi tenaga ahli Dosen Fakusltas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Hasanuddin, juga Praktisi bidang eksport dan import.

Free Trade Agreement (FTA) adalah perjanjian formal antara dua atau lebih negara  yang mengatur kerja sama perdagangan dan bidang terkait perdagangan lainnya, melalui penurunan hambatan tarif dan non-tarif serta pengaturan ketentuan-ketentuan perdagangan lainnya. Juga meningkatkan perdagangan dan kerja sama ekonomi yang adil diantara negara anggotanya. Elemen utamanya, peningkatan akses pasar barang melalui pemberian tarif preferensi dan penurunan/penghapusan tarif, penurunan hambatan non-tarif, peningkatan akses pasar jasa dan peningkatan kerja sama dan pengaturan investasi.

Adapun bentuk FTA untuk Indonesia, untuk Bilateral: Indonesia-Jepang (JEPA), Indonesia-Pakistan PTA, Indonesia-Chile FTA, US-Singapore FTA, US-Chile FTA. Sedangkan untuk Regional: ASEAN, ASEAN+1 FTAs, North America Free Trade Area (NAFTA).

[MG – editor LAMIM]

Komentar

News Feed