Baubau
Bulog Cabang Baubau memastikan ketersediaan stok pangan strategis, khususnya beras, tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penugasan pemerintah kepada Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasar.
Selain menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bulog juga menyediakan beras komersial seperti beras premium merk Anoa, serta minyak goreng bersubsidi Minyakita. Berbagai komoditas tersebut disiapkan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Kepala Bulog Cabang Baubau, Ritno menjelaskan, kondisi stok beras di wilayah Sulawesi Tenggara saat ini berada pada tingkat yang sangat aman. Secara agregat, stok beras yang tersedia mencapai sekitar 65 ribu ton.
Menurutnya, jumlah tersebut jauh melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat dalam jangka pendek. Dengan perhitungan kebutuhan konsumsi yang ada, stok tersebut diperkirakan mampu mencukupi hingga beberapa waktu kedepan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu kelangkaan beras.
“Bulog Baubau merupakan salah satu pilar distribusi pangan di Sulawesi Tenggara yang berfungsi sebagai gudang destinasi untuk pemerataan stok. Saat ini, gudang Bulog di Baubau masih menyimpan sekitar 1.500 ton beras yang siap disalurkan. Stok tersebut disiapkan untuk melayani kebutuhan empat kabupaten dan satu kota di wilayah kerja Bulog Baubau. Persediaan ini juga menjadi cadangan strategis untuk mendukung berbagai program stabilisasi harga yang dijalankan pemerintah,” jelasnya.
Ritno menambahkan, selain beras, Bulog Baubau juga menyiapkan pasokan minyak goreng Minyakita untuk membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Komoditas ini menjadi salah satu kebutuhan pokok yang mengalami peningkatan permintaan setiap tahun.
“Secara tahunan, puncak kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan biasanya terjadi sekitar 12 hari menjelang Idul Fitri. Pada periode tersebut, aktivitas belanja masyarakat meningkat seiring persiapan menyambut hari raya,” tambahnya.
Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Bulog bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha pasar terus melakukan koordinasi lintas sektor. Bulog menegaskan akan terus melakukan intervensi pasar agar harga di tingkat konsumen tetap terkendali dan sesuai dengan kebijakan pemerintah.
(Redaksi)















Komentar