oleh

KOMITMEN TENAGA KESEHATAN BAUBAU BERSATU LAWAN COVID-19

kasamea.com BAU-BAU

Tenaga Profesi Kesehatan se Kota Baubau menyatakan komitmen bersatu melawan corona virus disease (covid-19). Komitmen ini sebagai salah satu bentuk perhatian serta dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Baubau, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugas Covid-19) Kota Baubau, yang terus berupaya, melakukan berbagai langkah konkrit, sesuai standar Operasional Prosedur (SOP), Protokol yang telah ditetapkan, dalam memutus rantai persebaran covid-19 di negeri khalifatul khamis.

Bersatu melawan covid-19, dituangkan dalam surat pernyataan komitmen bersama, Tenaga Profesi Kesehatan yang tergabung dalam beberapa Organisasi, antara lain:

IDI, PDGI, PPNI, IBI, PERSAKMI, PERSAGI, IFI, IAI, PAFI, PARI, IAKMI, PATELKI, HAKLI.

Mereka langsung menyambangi Sekretariat Gugas Covid-19 Kota Baubau, Rabu (6/5/20).

Kedatangan belasan perwakilan Tenaga Kesehatan ini diterima Sekretaris Daerah Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd, selaku Sekretaris dan Juru Bicara Covid-19 Kota Baubau, Rabu (6/5/20).

Roni Muhtar sangat mengapresiasi dan berterimakasih tak terhingga kepada para Tenaga Kesehatan, yang telah, dan terus membantu dalam penanganan covid-19, menjadi fokus tugas Gugas Covid-19.

Menurut Roni Muhtar, dalam upaya penanganan, pencegahan persebaran covid-19, dibutuhkan peran aktif semua pihak, bahu membahu guna memutus rantai persebaran covid-19 di Kota Baubau. Utamanya peran para Tenaga Kesehatan di garda terdepan.

Roni Muhtar mengakui, tak seorangpun dapat bekerja sendiri, baik Wali Kota Baubau, termasuk dirinya sebagai Sekretaris Daerah, tidak pula ASN, jajaran dibawahnya.

“Semua adalah manusia, bukan malaikat,” tegas Roni Muhtar.

Mantan Kepala Bappeda Kota Baubau ini mengajak semua pihak, senantiasa bekerja sama bahu membahu membangun soliditas, kebersamaan, pemahaman yang sama, gerak, langkah yang sama, sehingga tugas kemanusiaan dalam mengatasi bencana nasional covid-19 yang diemban, dapat dituntaskan dengan hasil akhir yang baik.

Lebih jauh mantan Kepala BKDD Kota Baubau ini mengungkapkan, dalam pelaksanaan operasional ada yang secara fisik bersentuhan dengan orang-orang yang secara medis harus membutuhkan perawatan, mereka adalah Tenaga Kesehatan. Ia berharap, para Tenaga Kesehatan mendarmabaktikan tenaga pikiran dan jiwa, terhadap perannya memutus rantai persebaran covid-19, sebagai sesuatu yang dibutuhkan negeri ini.

Ditempat yang sama, Ketua IDI Kota Baubau dr Lukman SpPD menjelaskan, ketentuan organisasi profesi ini akan tetap bergerak mempromosikan strategi, atau apa saja, entah itu usaha-usaha promotif, juga prevertif, yang akan didorong kepada Gugas Covid-19, tentang strategi-strategi yang dilakukan, termasuk bila ada persoalan dilapangan. Seperti bidan yang akan membantu pasien melahirkan, akan dibantu dan dibimbing dimasa pandemi covid-19.

Dalam dialog konstruktif kala itu, beberapa Tenaga Kesehatan, perwakilan dari IFI, PPNi, IBI, IAKMI dan IAI, turut memberikan masukan untuk kinerja Gugas Covid-19 dalam memutus rantai persebaran covid-19 di Kota Baubau. Diharapkan, persebaran bisa diatasi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Dalam pertemuan ini gabungan Organisasi Profesi Kesehatan Kota Baubau juga membentuk Organisasi yang dinamakan APIK (Aliansi Organisasi Profesi Kesehatan), dan menghasilkan 5 butir kesepakatan, yakni:

Pertama, Tenaga Profesi Kesehatan bersama anggota menjunjung tinggi dedikasi dan profesi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

Kedua, bahwa Tenaga Profesi Kesehatan Kota Baubau berkomitmen untuk bersatu padu bersama masyarakat dan Pemerintah Kota Baubau dalam percepatan pencegahan dan penanganan covid-19.

Ketiga, bahwa Tenaga Medis Profesi bersedia menginformasikan segala sesuatu terkait kebutuhan percepatan penanganan dan pencegahan covid-19, dan atau kebutuhan lainnya dalam bidang kesehatan secara umum.

Keempat, bahwa secara profesi sangat mendukung dan berinisiatif untuk bersama masyarakat dan Pemeritah Kota Baubau dalam hal pencegahan dan penanggulangan kesehatan secara umum di Kota Baubau.

Kelima, bahwa Pemerintah Kota Baubau menfasilitasi ruangan sarana dan prasarana sebagai media untuk membangun komunikasi secara berjenjang, guna menjawab persoalan dan tantangan dalam aspek kesehatan.

(Sumber: Gugas Covid-19 / Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau)

[RED]

Komentar

News Feed