oleh

Menepis Hoax “Meng- Covid kan” Orang

Jubir Satgas Covid 19 Baubau dr Lukman SpPD

Kasamea.com BAUBAU

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi (Satgas Covid 19) Kota Baubau menepis isu hoax “Meng- Covid kan” orang dimasa pandemi ini. Isu orang yang tidak positif covid 19 dinyatakan positif covid 19, hoax ini berkembang ditengah masyarakat, menimbulkan kesan, penetapan pasien positif covid 19 hanyalah rekayasa atau kebohongan belaka.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Baubau dr Lukman SpPD memastikan, semua pasien yang dinyatakan positif covid 19 telah melalui protokol pemeriksaan yang sesungguhnya. Proses penegakkan diagnosis covid 19 yang sudah jelas, sesuai tahapannya.

Menurut dr Lukman, masih ada masyarakat yang belum mehamami proses tersebut, dan juga enggan mencaritahu untuk memastikan, agar mengetahui proses pemeriksaan, hingga penegakkan diagnosis covid 19.

Dokter Spesialis penyakit dalam ini mengurai singkat, tahapan untuk seorang dinyatakan positif covid 19.

Misal orang merasa tidak sehat, mengalami demam 38 derajat celcius, dan batuk/pilek, istrahatlah yang cukup di rumah dan bila perlu minum obat. Bila keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernafas (sesak atau nafas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Saat berobat ke fasyankes, pasien harus menggunakan masker, dan usahakan untuk tidak menggunakan alat transportasi massal.

Tenaga Kesehatan (Nakes) akan melakukan screening suspect covid 19. Jika memenuhi kriteria suspect covid 19, maka kepada pasien akan dilakukan penanganan covid 19. Nakes yang menangani dilengkapi alat pelindung diri (APD), penerapan kewaspadaan standar, pencegahan terhadap transmisi. Jika tidak memenuhi kriteria  suspect covid 19, maka pasien akan dirawat inap  atau rawat jalan tergantung diagnose dan keputusan dokter.

Kepada pasien selanjutnya dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan Laboratorium. Dilakukan swab tenggorok, dan dikirim ke Laboratorium di Kendari, sebelumnya di Makassar.

Hasil swab diumumkan oleh Satgas Provinsi, baru kemudian bisa ditindaklanjuti untuk diumumkan oleh Satgas tingkat Kota / Kabupaten.

“Untuk menegakkan diagnosis covid 19 inikan sudah jelas tahapannya. Sangat ketat aturannya. Dan seluruh protokol, mekanisme penanganan covid 19 selama ini dipantau langsung oleh Pemerintah Pusat, Satgas Nasional,” tegas dr Lukman.

[RED]

Komentar

News Feed