oleh

Mobile PCR Laboratorium di Baubau Dioperasikan SDM Handal

Kasamea.com BAUBAU

Mobile PCR Laboratorium sudah mulai difungsikan di Kota Baubau, usai prosesi penyerahan oleh Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH kepada Direktur RSUD Baubau dr Lukman SpPD, Selasa (22/12/20). Fasilitas yang diadakan Pemerintah Kota melalui DIPA RSUD Baubau ini difungsikan oleh tenaga kesehatan handal dan terlatih.

Tenaga kesehatan RSUD Baubau,juga Puskesmas telah mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas dan kapabilitas laboratorium jejaring, yang memang sangat diperlukan dalam penggunaan Mobile PCR Laoratorium tersebut.

Dokter Lukman mengungkapkan,Kota Baubau membutuhkan sumber daya handal dalam pemeriksaan Covid 19. Oleh karena itu, pihaknya telah menggelar pelatihan dan penambahan sumber daya manusia (SDM),
Pelatihan Pemanfaatan Mobile PCR Laboratorium.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau ini memastikan, dengan telah siapnya SDM handal dan terlatih, mampu memberikan perlakuan yang tepat pada proses uji PCR, karena sampel yang diuji mengandung virus aktif.

Untuk diketahui, sejak 11 Maret 2020 World Health Organization (WHO) menyatakan pandemi corona virus disease 19 (Covid 19) sebagai bencana non alam. Penyebarannya luar biasa, ditandai dengan jumlah kasus dan jumlah kematian yang meningkat, lintas wilayah dan negara.

Pandemi berdampak pada aspek politik, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan.

Oleh karena itu lanjut dr Lukman, penangan covid 19 harus cepat, tepat, fokus dan terpadu, serta sinergis antar sektor,termasuk di Negeri Khalifatul Khamis. Sehingga, kecepatan pendeteksian kasus merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam upaya mengendalikan cepatnya penyebaran Covid 19.

Dalam rangka mendukung upaya percepatan diagnosis Covid-19, di Indonesia diperlukan peningkatan target pemeriksaan spesimen menjadi > 30.000 per hari dengan alat Polymerse Chain Reaction (PCR).

Uji PCR sangat penting, kata juru bicara Satgas Covid 19 Baubau ini.Sangat dibutuhkan, dan sebagai salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui secara akurat seseorang itu terkonfirmasi positif atau negatif covid 19.

Pelatihan terlaksana dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat terkait diagnosa dan identifikasi virus SARS CoV-2 pada pasien atau masyarakat yang diduga menderita Covid-19.

Peningkatkan kualitas dan kapasitas SDM tim laboratorium di wilayah kerja Kesehatan Kota Baubau, sehingga bisa memenuhi standard pemeriksaan dari WHO dalam pemeriksaan Covid-19, juga memastikan keselamatan petugas dan masyarakat.

Dengan adanya Mobile PCR Laboratorium, kini Kota Baubau mampu melakukan pemeriksaan secara cepat, karena baik dari segi kapasitas SDM maupun sensitifitas dan spesifisitas alat Mobile PCR Laboratorium ini sangat tinggi, sesuai standar WHO.

Sebelumnya, RSUD Baubau juga telah melakukan pemanfatan mesin TCM ( tes cepat molekuler) dalam mendeteksi Covid 19.

“WHO telah menetapkan test Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) ini sebagai standar emas (gold standard) diagnosa penyakit Covid- 19. Kota Baubau kini memiliki RT-PCR lewat Mobile PCR, dimana ini untuk mendukung pemutusan rantai penularan Covid 19 di Kota Baubau secara diagnosa yang cepat, tepat dan akurat,” pungkas
dr Lukman.

[RED]

Komentar

News Feed