Pengurus IDI Baubau 2025-2028 Dilantik, Penguatan Peran Dokter Riil Ditengah Masyarakat

Baubau

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau periode 2025–2028 resmi dilantik, sekaligus pengesahan Pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), dilanjutkan dengan Rapat Kerja dan Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD), Minggu (12/4) di Gedung Arasala, Kota Baubau.

Tiga rangkaian kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi strategis organisasi profesi dokter ditingkat daerah, dalam merespons dinamika dan tantangan sektor kesehatan yang kian kompleks. IDI Kota Baubau menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga profesionalisme, etika, dan mutu pelayanan medis di negeri Sara Patanguna.

Pelantikan dan pengesahan pengurus menandai pembaruan kepemimpinan yang diharapkan mampu menghadirkan kebijakan organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan solutif. Fokus utamanya mencakup penguatan kapasitas tenaga medis, optimalisasi sistem rujukan, serta peningkatan edukasi kesehatan publik.

Rapat kerja kali ini pun diarahkan pada penyusunan program prioritas berbasis kebutuhan riil masyarakat dan tantangan lokal. Sebuah forum yang juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi internal, sekaligus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Disisi lain, Workshop Bantuan Hidup Dasar (BHD) diselenggarakan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Giat ini IDI Kota Baubau bekerjasama dengan PMI Kota Baubau, yang menghadirkan puluhan peserta dari kalangan umum. Workshop BHD bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis, seperti henti jantung, sehingga penanganan awal dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Ketua IDI Kota Baubau, dr. Hasrida Hamid, menegaskan kegiatan ini sebagai cerminan komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas internal, sekaligus memperluas dampak sosial.

“IDI harus hadir tidak hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah. Konsolidasi ini kami arahkan agar setiap program kerja memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, IDI Kota Baubau diharapkan semakin mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun ekosistem kesehatan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. Sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap profesi kedokteran. Dalam kerangka lebih strategis, kegiatan diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Baubau dalam semangat “Kerja Bersama”, sejalan dengan implementasi Asta Cita disektor kesehatan.

(Redaksi)

 

Komentar