Polres Buton Tengah “Didepan Mata”


Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo SIK bersama jajaran menghadiri evaluasi dan validasi usulan Polres Buton Tengah oleh Kemenpan RB dan Srena Polri.

Jakarta

Bentuk keseriusan Polri dalam membentuk Kepolisian Resor (Polres) Buton Tengah di Kabupaten Buton Tengah, perlahan dan pasti mulai menuai hasil.

Hal itu dibuktikan dengan berangkatnya Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo SIK bersama sejumlah jajarannya, menghadiri undangan Srena Mabes Polri dalam rangka Evaluasi dan Validasi Usulan Pembentukan Polres Buton Tengah oleh Kemenpan-RB dan Srena Polri, di Jakarta, Kamis,(16/6/2022).

Bertempat di Hotel Mercure, Pria dengan pangkat dua bunga melati dipundaknya ini, mempresentasekan kesiapan pembentukan Polres Buton Tengah kepada tim Kemenpan-RB dan Srena Polri. Disamping itu, ditindak lanjuti dengan pengecekan dokumen pendukung usulan pembentukan Polres Buton Tengah, seperti sertifikat tanah serta kesiapan Pemkab Buton Tengah dalam persiapan pembentukan Polres Buton Tengah.

“Hari ini Kapolres Baubau akan memaparkan kesiapan pembentukan Polres Buton Tengah,”tutur Kasi Humas Polres Baubau Iptu Rahmad.

Di wilayah Polda Sulawesi Tenggara, selain usulan Polres Buton Tengah, dalam undangan telegram Srena Polri juga tertulis usulan Polres Kolaka Timur.

Sebelumnya, pada September 2021 Tim Studi Kelayakan Mabes Polri yang dipimpin Brigjen Pol Budi Yuwono menyambangi Buton Tengah, dengan agenda meninjau lokasi pembangunan Polres Buton Tengah. Dalam kesempatan itu Ia berkomitmen akan memprioritaskan pembentukan Polres dambaan warga di wilayah seribu goa itu. Alasannya antara lain karena sudah memiliki lahan bersertifikat.

Selanjutnya, Senin (6/6/2022) Pejabat Bupati (PJ) Buton Tengah Muhamad Yusup berkunjung ke Polres Baubau, bersilaturahmi dengan Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo SIK, dan membahas beberapa hal diantaranya persiapan pembentukan Polres Buton Tengah, yang rencananya akan dibangun 2023 mendatang.

Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Buton Tengah sebelumnya dimasa kepemimpinan Bupati Samahuddin telah menghibahkan lahan seluas 10 hektar. Lokasinya berada di pusat perkantoran, di Kelurahan Bombonawulu Kecamatan Gu, Buton Tengah.

Rupa-rupanya sejak status Buton Tengah berubah menjadi Daerah Otonom Baru (D0B) delapan tahun lalu, pemerintah daerah setempat telah mengajukan usulan untuk membentuk Polres sendiri, mengingat mobilitas kepengurusan berbagai administrasi di Kepolisian harus menyeberang laut karena daratan Kota Baubau dan Buton Tengah terpisahkan oleh laut.

Semoga dengan terwujudnya Polres Buton Tengah ini, dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang ada di Buton Tengah. Khususnya dari sisi pelayanan, keamanan dan ketertiban masyarakat. [Red]

Komentar