Raih Penghargaan Trisakti Tourism Award, Bupati Wakatobi Optimis Desa Sombano Jadi Destinasi Wisata Dunia


Kasamea.com, Wakatobi

Menjadi satu kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Wakatobi, Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, meraih peringkat ketiga dalam ajang
Trisakti Tourism Award. Menyisihkan ratusan Desa pesaingnya, Desa Sombano sebagai Desa Wisata berbasis alam yang diperhitungkan menjadi salah satu destinasi unggulan Indonesia.

Penghargaan Trisakti Tourism Award dianugerahkan pada Kamis 26 Oktober 2021 di Jakarta. Merupakan event lomba bergengsi yang untuk kedua kalinya diselenggarakan PDIP, khusus untuk Desa yang memiliki potensi Pariwisata.

Bupati Wakatobi, Haliana, Minggu 30 Oktober 2021 berkesempatan menyerahkan plakat penghargaan Trisakti Tourism Award di Desa Sombano.

Tim penilai dalam Trisakti Tourism Award diisi Menteri, praktisi pariwisata, akademisi, safe internasional. Koordinator juri adalah mantan Wakil Menteri Pariwisata.

“Alhamdulillah setelah dilakukan uji, survey, dan penilaian ditengah keterbatasan waktu, Sombano masuk sebagai juara 3. Saingan kita tidak main-main, Juara 1 adalah Banyuwangi dan juara duanya Gianyar Bali,” ucap Haliana penuh syukur dan bangga, dalam pidato sambutan.

Menurut Haliana, Sombano yang dulunya tidak pernah dikenal, kini diangkat melalui kamera tim media, yang mengambil gambar selama tiga hari, dan berhasil menjadi juara.

“Sekarang sudah dikenal secara nasional, bahkan masuk dalam majalah Gatra sekira dua edisi tentang Sombano sebagai andalan wisata alam Indonesia saat ini. Dalam rapat dengan Kemenpar baru-baru ini Sombano langsung diporsikan anggaran untuk tahun depan, khusus untuk pengembangan kawasan Desa Sombano,” kata Haliana penuh semangat.

Haliana pun berpesan agar masyarakat setempat dapat merawat pantai, batuan, lingkungan, mangrove, danau Sombano, dan seluruh potensinya. Jangan hanya karena kebutuhan sesaat lalu dieksploitasi atau dirusak. Karena yang membuatnya lebih mahal adalah keaslian, bukan lagi buatan.

“Kita butuh komitmen, jadi tolong dijaga keaslian pantai, batuan ekosistim Mangrove, dan danau kita. Rawat sebaik-baiknya karena itulah nilai jual kita, dan memberi ruang sebesar-besarnya kepada Sombano untuk bisa menjadi tujuan wisata nasional maupun dunia,” harapnya.

Haliana juga menyampaikan, bahwa ada salah satu Desa lagi di pulau Wangiwangi, yakni Desa Liya Togo yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). Dalam waktu dekat akan segera ditinjau Kemenpar, termasuk Menpar RI Sandiaga Uno.

Sementara itu Camat Kaledupa, Ruslim, mengungkapkan, penghargaan ini merupakan suatu kebanggan bagi Desa diwilayah pemerintahannya, sehingga dapat mengharumkan nama Sultra dan Wakatobi.

“Alhamdulillah Desa Sombano bisa mewakili Sultra dalam meraih penghargaan sebagai desa wisata berbasis alam,” ungkapnya.

Turut hadir bersama Haliana di Desa Sombano, anggota DPRD Wakatobi, Fraksi PDIP, Mayana, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pekerjaan umum, Camat Kaledupa Selatan, Kapolsek Kaledupa, Babinsa, dan sejumlah Kepala Desa1. (Red)

Komentar