oleh

Setelah 74 Tahun, Listrik Masuk Ditiga Desa di Alor NTT

kasamea.com

Dari Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah 74 tahun, kini tiga Desa
Ternate, Treweng, dan Tribur sudah bisa memanfaatkan Listrik. Listrik PLN masuk ditiga Desa ini, berasal dari tiga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal sejak November 2019.

Sebelumnya, penerangan ditiga Desa ini mengandalkan buah jarak dan kapas, atau genset dengan solar berbiaya hingga Rp 1,5 juta per bulan. Dan kini hanya Rp 20ribu per bulan, sejak adanya PLTS.

Langkah PLN merupakan pewujudan dalam mendukung peningkatan infrastruktur kelistrikan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), dalam mendorong perekonomian dan kehidupan sosial di wilayah.

Mama mama disini kerap menjajakan kain tenun diatas kapal, di perairan sekitar Desa Ternate, Pulau Ternate. Ini dilakukan sejak zaman dahulu oleh leluhur mereka.

Kain tenun dengan beragam motif dibuat dari bahan kapas asli yang dipintal sendiri dengan pewarna alam, seperti daun nila dan benang pabrik, dengan ciri bewarna cerah.

(Sumber: Komunitas Bina Marga dkk)

[RED]

Komentar

News Feed