oleh

Siap Lanjutkan Kebesaran PAN, AS Tamrin Tegaskan Jangan Ada “Parasit”

kasamea.com BAUBAU

Agenda Musyawarah Daerah (Musda) DPD PAN Kota Baubau tak lama lagi digelar, pertanda kepengurusan DPD PAN Kota Baubau periode saat ini, akan berakhir tahun 2020. Ketua DPD PAN Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH disebut-sebut masih menjadi figur sentral, patron terkuat, dan mayoritas kader, pengurus DPD PAN Kota Baubau, DPC, hingga DPRt, masih mengharapkan sang Ketua low profile tersebut melanjutkan memimpin kembali DPD PAN Kota Baubau.

Seperti diketahui bersama, bahwa AS Tamrin telah mengemban Ketua DPD PAN Kota Baubau selama dua periode, membesarkan PAN di Negeri berjuluk Khalifatul Khamis. Loyalitas, dedikasi, serta prestasi Wali Kota Baubau periode kedua ini bagi kebesaran PAN tak bisa disangkali. Bakti DPD PAN Kota Baubau dibawah kepemimpinan AS Tamrin, nampak nyata ditengah masyarakat, dalam pembangunan Kota Baubau.

AS Tamrin sendiri menyatakan siap melanjutkan mengemban Ketua DPD PAN Kota Baubau, semata mata untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, kepada daerah tercinta.

“Bila Partai menghendaki, kita siap. Mengabdi di PAN ini kan mengabdi kepada negara juga namanya,” bijak AS Tamrin.

Pencetus PO – 5 ini pun mengungkapkan, sebelum pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PAN Sultra, telah ada
pembicaraan berujung kesepakatan, bahwa Ketua Ketua DPD dipertahankan. Realistis menurutnya, kesepakatan ini merupakan suatu harapan, dengan tanpa mengesampingkan rambu-rambu PAN anggaran dasar / anggaran rumah tangga (AD/ART). Namun begitu, merupakan hal yang realistis pula, bahwa AD/ART juga adalah sebuah kesepakatan.

“Tapi bagi saya sebagai Ketua DPD, apapun yang diambil, memang itu hari disepakati, seluruh Ketua Ketua itu tetap. Kecuali kalau dia sudah mau mundur, diharapkan menunjuk salah satu untuk diperjuangkan mulai dari atas, yang melanjutkan PAN,” ungkap AS Tamrin.

AS Tamrin menekankan, salah satu pertimbangan penting guna keberlanjutan kepengurusan DPD PAN Kota Baubau, yakni kepemimpinan yang dilandasi komitmen kuat dapat membesarkan PAN. Dalam bijak Ia menyikapi agenda Musda, memastikan diri tidak akan memaksakan kehendak. Namun dengan adanya kesepakatan sebelumnya, bahwa Ketua Ketua DPD dipertahankan, maka Iapun telah bersiap diri.

“Kesepakatan kalau toh juga itu jalan, saya kira bisa juga. Saya tidak akan ngotot, kalaupun begitu, nanti kita lihat perkembangannya. Namun saya juga tetap kalau toh saya harus melepas, mestinya kader (Ketua DPD PAN, red) yang bisa membesarkan PAN, karena kita tau kan Partai ini banyak juga yang mbalelo. Malah Sultra sempat tabongkar. Kita itu hal hal begitu itu yang tidak boleh, dan kita harus waspadai itu orang orang begitu (mbalelo, red), jangan sampai nenerobos lagi mau masuk, dia menggunakan kesempatan. Itu yang harus kita jaga,” ucap AS Tamrin, blak blakan.

Menurut mantan Pejabat negara pada Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN RI) ini, bila terjadi estafet kepemimpinan DPD PAN Kota Baubau, amanah ini harus betul betul diemban figur yang tepat, mumpuni, memiliki komitmen.

“Teman teman yang sudah jelas komitmennya, siapapun juga tinggal dibicarakan baik baik. Kalau itu yang diambil, kalau saya yang lanjut terserah juga. Tapi saya tidak akan ngotot, apalagi menggunakan suatu kekuatan untuk mempertahankan diri, karena saya tau anggaran rumah tangga itu dua periode. Dulu ada juga wacana, bahwa untuk Ketua Ketua itu, setelah naiknya pak Zul (Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, red) itu kocok ulang. Sepertinya mau mulai baru, tidak dihitung apa apa itu. Tetapi namanya AD / ART tidak semudah itu juga, makanya kita juga jangan ngotot egois mempertahankan, tetapi kita liat irama didalam Partai kita,” kata AS Tamrin, saat ditemui usai mengikuti peringatan 22 Tahun Milad PAN yang digelar secara virtual, Minggu 22 Agustus 2020, di Rumah PAN Kota Baubau.

AS Tamrin mengingatkan, mewanti-wanti, bahwa dalam kepemimpinan, kepengurusan DPD PAN Kota Baubau jangan sampai diisi figur yang tidak memiliki komitmen untuk membesarkan PAN. Inkonsistensi, membangkang terhadap keputusan, kebijakan yang dikeluarkan Partai. AS Tamrin mengistilahkan dengan sebutan “parasit-parasit”. Sembari mengulas singkat peristiwa tidak terpuji yang pernah terjadi ditubuh DPD PAN Kota Baubau.

“Dulu kan kita ini kaya pandemi juga begitu, orang keluar buka bajulah, bakar bajunyalah, wah tidak boleh begitu, kalau kita ini harus bermartabat, beretika. Kalau juga mau keluar dengan bae bae, bukan dengan buka baju baru diviralkan, apa apaan itu,” sebut AS Tamrin, berharap agar hal-hal tidak membangun yang pernah terjadi, tidak terulang lagi.

[RED]

Komentar

News Feed