oleh

Sidang Dugaan Korupsi TPI Wameo, JPU Bakal Hadirkan 10 Saksi

kasamea.com BAUBAU

Perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wameo Kota Baubau, Kamis 15 Oktober 2020 memasuki sidang kedua di Pengadilan Tipikor Kendari. Dengan agenda pembuktian dan pemeriksaan saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau, akan menghadirkan 10 Saksi, dari total 14 Saksi yang tercantum dalam berkas perkara.

Saat ini Kejari Baubau tengah menunggu konfirmasi kehadiran 10 Saksi tersebut dalam persidangan.

Berita terkait ⬆

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Baubau, Muhamad Heriady, didampingi Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Baubau, Buyung AP, mengungkapkan, 10 Saksi yang dipanggil, diantaranya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Baubau, Kepala Bidang, Bendahara Penerima, Bendahara Pengeluaran, mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Baubau, serta dua orang nelayan pengguna jasa di TPI Wameo. 

“Dari yang bersangkutan (Saksi, red) kita belum terima konfirmasi, apakah ada berhalangan atau tidak. Kita tidak bisa secara paksa, karena Saksi juga berhak. Mungkin berhalangan, atau sakit, mungkin bisa menunjukkan surat sakitnya,” kata Muhamad Heriady.

Muhamad Heriady mengatakan, dari fakta persidangan nantinya, tak menutup kemungkinan jumlah Saksi akan bertambah. Terlebih bila ada perintah dari Mejelis Hakim, yang mengusulkan hal tersebut. Penasehat Hukum Terdakwa juga berhak mengajukan Saksi meringankan.

Muhamad Heriady melanjutkan, Terdakwa MB saat ini telah ditahan di Rumah Tahanan Kelas II Kendari.

Terdakwa MB terancam Pasal 2, 3, dan Pasal 8 Junto Pasal 18 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Menurutnya, Pasal 2 ancaman hukuman penjara minimal empat tahun, Pasal 3 ancaman hukuman penjara minmal satu tahun, Pasal 8 terkait penggelapan ancaman hukuman penjara minimal tiga tahun.

“Ancaman maksimal masing-masing 20 tahun,” tegasnya.

Sidang perdana perkara korupsi TPI Wameo ini digelar pekan lalu, Kamis 8 Oktober 2020 dengan agenda Pembacaan Dakwaan oleh JPU. Terdakwa mengerti dan Pengacara Terdakwa tidak mengajukan Eksepsi.

[RED]

Komentar

News Feed