oleh

Soal Dokter Spesialis, Ini Penjelasan Dirut RSUD Wakatobi

Dr Munardin

Kasamea.com Wakatobi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Wakatobi mengalami kekosongan dokter spesialis bedah, dokter kandungan, dan anak. Hal inipun seolah menjadi polemik berkepanjangan, yang juga terus dinanti masyarakat Wakatobi, agar mendapat pelayanan kesehatan yang lebih memadai.

Rupanya RSUD Wakatobi tak tinggal diam, upaya yang dilakukan berbuah hasil, tinggal menunggu waktu kesediaan para dokter yang sangat dibutuhkan ini datang, dan memberikan pelayanan di negeri pemilik syurga bawah laut ini.

Direktur Utama RSUD Wakatobi Dr Munardin Malibu mengatakan, sejak 2 Desember 2020 pihaknya sudah menerima surat balasan dari Universitas Hasanuddin, untuk mendatangkan dokter spesialis.

“Yang kita tunggu ini kan tinggal kesiapan dari Unhas untuk mengirim tenaga dokter. Sebenarnya mereka sudah bersedia, tapi mereka harus visitasi dulu kesini, kemudian mereka akan mengirimkan anggotanya kesini,” jelas Munardin, dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Lanjut Munardin, saat ini RSUD Wakatobi, hanya ada dokter spesialis radiologi dan pathology klinik. Dengan akan hadirnya tambahan dokter spesialis, maka akan lebih meningkatkan mutu pelayanan, dan kebutuhan dokter spesialis di RSUD Wakatobi tercukupi.

“Kalau sudah datang (dokter spesialis, red), InsyaAllah kita sudah mencukupi kebutuhan dokter di Wakatobi,” kata Munardin, optimis.

Munardin juga menambahkan, terkait insentif dokter kontrak yang akan didatangkan Unhas, pihaknya telah menganggarkan Rp 50juta perbulan untuk setiap dokter spesialis.

[RED]

Komentar

News Feed