oleh

Takjub dengan Potensi Alam Baubau, Pengusaha Wisata Asal Prancis Ingatkan Soal Sampah

Pengusaha wisata asal Prancis Manuela saat berbincang dengan Ifan Pendiri Kasamea.com

Kasamea.com BAUBAU

“Manuela adalah pemilik sebuah Vylla di Bali, yang bermaksud membuka paket wisata Bali – Ramang-ramang – Buton – Muna – Wakatobi dan Kabaena. Manuela bekerja sama dengan Petra Mamonto, seorang pegiat wisata asal Kota Baubau. Duet keduanya, sinergi Pemerintah Daerah, diharapkan bisa mendorong meningkatnya investasi dibidang Pariwisata di bumi Kepulauan Buton (Kepton)”

Manuela mengaku takjub dengan potensi alam yang terhampar di Kota Baubau. Namun dibalik kekagumannya, terselip pesan tentang persoalan sampah, khususnya sampah plastik yang masih banyak bertebaran, tanpa kesadaran bersama untuk mengatasi, menyudahinya.

Manuela menyayangkan, kondisi sampah yang Ia temukan di Pantai Nirwana.

Dalam bincang singkat dengan pegiat paket wisata yang sudah memiliki ratusan tamu paket adventure ini, terselip pesan, agar tak hanya Pemerintah Daerah, seluruh masyarakat juga harus mengambil peran dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di destinasi wisata. Seluruh masyarakat, baik pengelola, maupun pengunjung Pantai Nirwana turut terlibat.

Perempuan yang hobby traveling dunia ini, menyinggung tentang konsep kreatif dan inovatif yang bisa dilakukan dalam menjaga kebersihan Pantai Nirwana, juga destinasi wisata lainnya, di Negeri Khalifatul Khamis. Konsep yang mengandung nilai edukatif, juga bernilai ekonomis.

Misal pembuatan tempat sampah berbentuk ikan, atau aneka bentuk unik lainnya, bernuansa alam, atau kearifan lokal.

Perempuan ramah dan murah senyum ini menyebutkan, bisa juga dikreasikan dengan lukisan-lukisan warna-warni, bermuatan pesan sosial, tentang mengatasi persoalan sampah. Tak hanya di tempat sampah, tetapi juga di gazebo-gazebo yang ada.

Menurut Manuela, di negaranya juga tidak sempurna, akan tetapi sudah ada juga gerakan bersama untuk mengatasi persoalan sampah. Membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, dan kampanye tentang sampah cukup masif dilakukan.

Bahkan kata dia, ada seorang Bapak, yang mendesain tempat sampah dengan bentuk ikan, sehingga tampak unik, artisitik, dan lebih menarik perhatian. Meningkatkan kesadaran bersama, membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Rutin memungut sampah yang berserakan.

“Harus aksi sekarang (bertindak, red), bukan hanya menghabiskan waktu kita untuk berbicara,” ucap Manuela, dengan dialog bahasa Inggris, dan sesekali berbahasa Indonesia.

Manuela yang ditemui usai berenang menikmati beningnya air Pantai Nirwana, Selasa (3/11/20), mengungkapkan, harus ada kesadaran bersama seluruh pihak, sehingga destinasi wisata bisa lebih nyaman, nikmat, dan meninggalkan kesan mendalam untuk dikunjungi kembali.

Selain berkunjung di Pantai Nirwana, Manuela juga akan masuk hutan, melihat potensi wisata air terjun, juga gua, yang ada di Kota pemilik Benteng Terluas di Dunia ini. Manuela ditemani Petra Mamonto.

Manuela terlihat sangat menikmati khas nuansa alam Pantai Nirwana. Terlihat saat Manuela berenang, dan sesekali menyelam di perairan Pantai ikon wisata Kota Baubau ini.

[RED]

Komentar

News Feed