Sebuah kapal tongkang bersandar di Pelabuhan Murhum Baubau
Kasamea.com, Baubau
Front Pemerhati Kebijakan Pemerintah Kepulauan Buton (FPKP Kepton) menyoroti sebuah kapal tongkang yang bersandar di pelabuhan Murhum Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kapal besi ini diduga mengangkut bahan material proyek pembangunan di Kecamatan Kadatua Kabupaten Buton Selatan (Busel).
FPKP Kepton pun telah melayangkan surat kepada pihak terkait, khususnya Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) murhum Baubau. Aktivitas kapal tongkang tersebut dapat merusak bagian dermaga, yang sedianya menjadi tempat bersandar kapal-kapal penumpang antar pulau.
“Kapal tongkang dimaksud, dengan nomor lambung (Lotus 183) muatan 1800-2300 Ton, diduga sandar di dermaga yang bukan peruntukkannya. Aktivitas ini terindikasi dapat merusak pinggiran dermaga,” tulis Ketua FPKP Kepton, Ramadan, dalam rilis yang dikirimkan ke Redaksi Kasamea.com, Kamis (13/10).
FPKP Kepton meminta klarifikasi pihak berwenang, tentang izin pemuatan, dan sandarnya ponton, kapal pengangkut barang berbentuk kotak besar terapung dimaksud.
Merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia,Nomor : PM 51 tahun 2015 tentang penyelenggaraan pelabuhan laut, yang menyebutkan dalam Pasal 3, fungsi pengaturan dan pembinaan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) huruf a dilaksanakan oleh penyelenggara pelabuhan.
“Kami meminta klarifikasi dari pihak terkait, secepatnya disampaikan kepada publik. Agar publik mengetahui alasan pihak terkait mengizinkan kapal tongkang sandar di dermaga kapal penumpang antar pulau, yang diduga bukan peruntukkannya,” tegas Ramadan.
Atas kejadian ini, FPKP Kepton meminta Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan segera turun tangan. Termasuk Polres Baubau, untuk melakukan penyelidikan, bilamana diduga terjadi pelanggaran hukum, peraturan perundang-undangan.
Kasamea.com tengah berupaya mengkonfirmasi pihak terkait, tentang kapal tongkang yang diduga bersandar, dan diduga melakukan aktivitas muat bahan material proyek, di fasilitas dermaga kapal penumpang antar pulau Pelabuhan Murhum Baubau.
[Red]









Komentar