oleh

Touris “Coral Expedition” Tiba di Baubau

BAUBAU

Senin (6/5) 2019 Kota Baubau kembali kedatangan Touris seperti tahun-tahun sebelumnya. Kali ini 106 orang Touris asal Amerika Serikat, New Zealand, Australia, serta beberapa Negara lainnya.

Berwisata di negeri Khalifatul Khamis para Touris ini melihat lebih dekat aktivitas jual beli pagi hari di pasar tradisional pasar Wameo. Juga mengunjungi kampung tenun di Kelurahan Sulaa, melihat langsung keuletan, terampil para perempuan tangguh melestarikan warisan tenun Buton sejak puluhan tahun silam.

Belum lengkap berada di Kota Baubau bila belum menginjakkan kaki di Benteng Keraton, yang sejak ratusan tahun silam hingga kini masih berdiri kokoh, berbalut kisah masa lampau, sarat keistimewaan, keunikan, serta peninggalan kejayaan peradaban Kesultanan Buton dimasa lampau.

106 Touris ini tergabung dalam perjalanan wisata Coral Expeditions, yang berlayar menggunakan kapal Pesiar Coral Adventurer.

Kapal tersebut bersandar di pelabuhan Murhum Baubau. Penghormatan, mereka disambut dengan pengalungan bunga, dan tari Mangaru, dan selanjutnya para Touris difasilitasi dengan bus Pariwisata, yang mengantar para Touris selama berkunjung di Kota Baubau.

Mereka juga dijamu dengan aneka menu makanan khas Baubau, dan selama delapan Jam berada di Kota Baubau, dipastikan mereka mengecap kesan indah, membawa pulang kisah, mengabadikan keberadaan mereka dengan dokumentasi video/foto dalam berbagai moment, sudut pandang, view eksotisme Tana Wolio.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau Ali Arham mengatakan, kehadiran para Wisatawan Mancanegara di Kota Baubau positif bagi perkembangan sektor Pariwisata. Menurutnya, melalui kunjungan 106 wisatawan ini Kota Baubau akan semakin dikenal di Mancangeara.

“Kunjungan mereka membawa dampak positif utamanya kepada masyarakat, terutama pada bidang ekonomi kreatif. Selain itu, Baubau bisa terpromosi di negara asal mereka,” kata Ali Arham, yang menambahkan, bahwa kunjungan serupa direncanakan pada Juni mendatang.

[ LAMIM]

Komentar

News Feed