Ardin Jufri
Baubau
Pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Baubau memasuki fase puncak, setelah panitia Musyawarah Daerah (Musda) secara resmi menetapkan Ardin Jufri sebagai calon tunggal Ketua Golkar Baubau.
Penetapan dilakukan, setelah tahapan penerimaan dan verifikasi berkas persyaratan calon. Sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta petunjuk pelaksanaan Musda Golkar.
Sekretaris Panitia Musda, Sarman Karim, mengatakan, penetapan calon ketua dilakukan melalui rapat pleno panitia, setelah seluruh dokumen administrasi dan persyaratan kepartaian diverifikasi secara menyeluruh.
“Ardin Jufri telah memenuhi syarat formal, struktural, dan kepartaian, sebagaimana diatur,” ucapnya.
Setelah penetapan calon Ketua DPD, lanjut Sarman, tahapan Musda, hari ini Minggu 25 Januari 2026, adalah penyampaian visi misi, dan program kerja calon. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam Musda, karena memberikan gambaran arah kepemimpinan dan strategi penguatan Golkar Baubau kedepan.
“Penyampaian visi misi dijadwalkan dilaksanakan dalam forum resmi Musda, dan disaksikan oleh seluruh peserta serta pemilik hak suara. Forum ini diatur secara ketat oleh pimpinan sidang Musda, guna menjamin kesetaraan kesempatan dan ketertiban jalannya proses demokrasi internal partai,” jelasnya.
Kata Sarman Karim, tahapan berikutnya adalah pelaksanaan pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Baubau. Pemilihan dilakukan oleh pemilik hak suara yang sah sebagaimana ditentukan dalam AD/ART, antara lain perwakilan DPD provinsi, unsur organisasi sayap, serta pengurus kecamatan yang memiliki mandat suara.
“Dapat dipastikan aklamasi, karena calon tunggal,” tegasnya.
Sarman menambahkan, setelah proses pemilihan selesai, hasilnya akan dituangkan dalam berita acara Musda dan ditetapkan secara resmi dalam sidang pleno penutupan. Ketua DPD terpilih selanjutnya akan disampaikan kepada DPD Partai Golkar Provinsi, untuk mendapatkan pengesahan sesuai mekanisme organisasi.
Sarman memastikan bahwa seluruh rangkaian tahapan Musda berpedoman penuh pada AD/ART dan juklak Musda. Hal ini dilakukan untuk menjaga legitimasi hasil Musda, serta marwah Golkar sebagai partai yang menjunjung tinggi aturan organisasi.
Melalui tahapan Musda yang tertib dan terstruktur, DPD Partai Golkar Kota Baubau diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru, yang solid dan mampu melakukan konsolidasi internal secara menyeluruh, sekaligus memperkuat posisi Golkar dalam menghadapi dinamika politik lokal kedepan.
Berita terkait:
(Redaksi)









Komentar