oleh

Asisten, Kajari dan Koordinator Wilkum Kejati Sultra Disumpah

kasamea.com BAU-BAU

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kejati Sultra) Febriyanto memimpin prosesi pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon III wilayah hukum Kejati Sultra. Meskipun digelar secara virtual (protokol covid-19) di aula kantor Kejati Sultra, Selasa 16 Juni 2020, Pukul 11.00 Wita, namun tak sedikitpun mengurangi hikmad jalannya prosesi, yang dihadiri para Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) se Sultra.

Pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya antara lain: – Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sultra (pejabat baru Saiful Bahri Siregar SH MH, menggantikan pejabat lama Mustaming SH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (pejabat baru Jaka Suparna SH, menggantikan pejabat lama Kamari SH MH), Kepala Kejaksaan Negeri Baubau (pejabat baru Jaya Putra SH, menggantikan pejabat lama Gasper Agus Kase SH), dan seorang Koordinator di Kejati Sultra, Rizal Edison SH.

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-307/C/ 05/2020 tanggal 04 Mei 2020, dan Surat Permintaan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Nomor : PRINT-342/P.3/ Cp.2/06/2020 tanggal 04 Juni 2020.

Dalam sambutannya Kajati Sultra menyampaikan, pelaksanaan alih tugas jabatan (tour of duty) dan alih wilayah penugasan (tour of area) dalam sistem manajemen organisasi modern merupakan suatu proses yang lazim terjadi, dan menjadi kebutuhan / tuntutan organisasi dalam lingkungan birokrasi pemerintahan, tak terkecuali pada institusi Kejaksaan.

“Proses manajemen ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan, agar roda organisasi Kejaksaan tetap bergerak dinamis, dan berjalan sesuai dengan arah, dan tujuan yang telah ditentukan bersama,” tegas Kajati Sultra.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Kajati Sultra memberikan beberapa pokok arahan yang harus segera dilaksanakan di tempat tugas yang baru, yaitu:

1.Identifikasi, pelajari, kuasai dan selesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru masing-masing, guna akselerasi pelaksanaan tugas.

2.Ciptakan suasana kerja yang menyenangkan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas, guna menjaga keharmonisan, kekompakan terutama dukungan dari jajaran kerja yang berada dibawah kepemimpinan masing-masing, agar tetap selaras dengan visi dan misi korps.

3.Tumbuhkan budaya kerja keras, terutama bersiap dan adaptif dalam menjalani tatanan “new normal” di tempat kerja. Perubahan drastis akibat pandemi covid 19 tidak lantas menyurutkan langkah untuk maksimal dalam bekerja terlebih bersikap malas-malasan, melainkan sebaliknya tetap senantiasa produktif, inovatif, dan optimal dalam melaksanakan tugas dan kewenangan, dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan.

4.Curahkan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman untuk menghasilkan capaian kinerja yang optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara konkrit bagi kemajuan Kejaksaan.

5.Wujudkan proses penegakan hukum yang adil profesional dan bermartabat, yang dilaksanakan dengan senantiasa mengacu pada integritas luhur yang menjadi landasan pijaknya.

6.Jaga integritas, jauhi penyimpangan, dan perbuatan tercela dalam melaksanakan tugas. Ingatlah selalu bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa.

Pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berjalan lancar dengan tetap memperhatikan / menerapkan protokol kesehatan, pencegahan penyebaran covid-19. [RED]

Komentar

News Feed