oleh

Bangkit Ditengah Pandemi Covid 19 Pemkot Baubau Genjot Geliat Pariwisata

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH

Kasamea.com BAUBAU

Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Pariwisata terus berupaya menggenjot geliat sektor Pariwisata, yang hampir setahun ini terdampak Pandemi Covid 19. Sektor Pariwisata merupakan salah satu sektor yang mengalami kelesuan, mengalami penurunan perekonomian masyarakat, khususnya para pegiat Pariwisata.

Salah satu upaya Dinas Pariwisata dalam menggenjot geliat Pariwisata, yakni dengan menyusun Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah. Mewujudkannya, beberapa waktu lalu, Dinas Pariwisata menggelar Konsultasi Publik Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Baubau 2020 – 2025, di aula kantor Wali Kota Baubau.

Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPARDA) sebagai acuan pedoman dalam perencanaan pembangunan pariwisata di Daerah, sesuai dengan potensi-potensi wisata yang ada, sehingga mampu menjadi daya tarik Daerah.

Wali Kota Baubau Dr H AS Tamrin MH pun mengapresiasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Ali Arham ini. Mengingat Kota Baubau memiliki kekayaan potensi Pariwisata, yang masih membutuhkan berbagai langkah strategis dalam pengelolaan, pengembangannya.

Kata AS Tamrin, sektor Pariwisata membutuhkan dukungan seluruh stakeholder. Juga perlu adanya komitmen yang kuat, serta sinergitas instansi terkait dengan para pelaku Pariwisata, dalam pengelolaan, pengembangannya.

Menurut Wali Kota yang memimpin Kota Baubau periode kedua ini, langkah-langkah strategis, pemberdayaan seluruh potensi yang ada, harus dikemas secara apik, inovatif, namun dengan tetap berpedoman pada regulasi yang ada.

“Dalam pengembangan sektor Pariwisata Kota Baubau perlu adanya kiat-kiat jitu. Terlebih di Kota Baubau banyak destinasi wisata, baik wisata budaya, wisata alam, serta wisata bahari,” kata AS Tamrin.

Iapun meyakini, bila sektor Pariwisata dikelola dengan baik, dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dapat meningkatkan kembali perekonomian masyarakat, yang akhir-akhir ini merosot karena terdampak Covid 19.  

Penggagas yang juga terus menggaungkan PO-5 sebagai landasan hidup sosial masyarakat ini, mengingatkan, bahwa masa pandemi, penerapan protokol kesehatan masih menjadi prioritas.Ia menekankan, agar Satgas Covid 19 terus melakukan pengawasan secara ketat, demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Peran aktif, serta peningkatan kesadaran masyarakat, dalam menerapkan protokol kesehatan, juga menjadi faktor penentu, dalam kebersamaan memutus sebaran covid 19.

“Satgas maupun Pemerintah tidak mampu menghadapi pandemi  ini sendiri, melainkan harus bekerjasama dengan masyarakat, yang konsisten menerapkan protokol kesehatan, diantaranya dengan 3M: Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak,” himbauan AS Tamrin.

Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kota Baubau, melibatkan stakeholder, pegiat Pariwisata, Akademisi, serta unsur masyarakat itu sendiri. Giat ini diharapkan dapat menjadi trigger, langkah strategis dalam meningkatkan sektor Pariwisata Kota Baubau.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata juga telah menggelar pelatihan bagi pemandu wisata di Kota Baubau.

[RED]

Komentar

News Feed