oleh

Bulog Baubau: Stok Beras Aman

kasamea.com BAU-BAU

Perum Bulog Kantor Cabang Baubau memastikan persediaan beras selama bulan suci Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri 1441 H nanti masih tercukupi. Stok beras aman, dengan tetap melayani permintaan 4 wilayah, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Tengah.

Ini dipastikan Kepala Seksi Komersil Kantor Bulog Cabang Baubau, Andi Meirdiansyah, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/20).

Dalam wawancara dengan menjaga jarak (physical distancing), Andi Meirdiansyah tak merinci berapa Ton stok persediaan beras yang ada saat ini, sebab kondisinya, ada beras masuk, dan juga ada beras yang keluar.

Ia mengajak masyarakat yang hendak membeli beras murah, agar membelinya langsung di kantor Bulog.

“Beras kita aman, meskipun kita melayani terus kabupaten dan kota. Jumlahnya saya belum tau pasti, fluktuatif, karena beras masuk terus, dan juga ada yang keluar,” kata Andi Meirdiansyah.

Setiap tahunnya, menurut Andi Meirdiansyah, permintaan atau kebutuhan beras di masyarakat meningkat. Biasanya permintaan beras cenderung meningkat didua minggu sebelum Ramadhan, namun pada tahun ini, ditengah pandemi covid-19, justru sejak Februari, Maret sudah mulai permintaan.

“Jadi memang dari kantor Pusat juga sudah persiapkan, dan sudah perintahkan supaya menjaga stok beras kita,” ungkapnya.

Kendala dalam proses pengiriman, penyediaan, pendistribusian beras ini, kata Andi Meirdiansyah, biasanya membutuhkan lebih dari satu minggu. Sebab beras yang didatangkan lewat ekspedisi kapal laut, dari Surabaya, atau dari Kendari, dan dalam karung 50 Kg. Sampai di gudang, beras tersebut diurai lagi ke dalam karung 5 Kg, 10 Kg, atau 25 Kg, sesuai permintaan, sehingga membutuhkan waktu dalam package, sampai pendistribusiannya.

“Jadi dari kantor wilayah yang petakan, diteruskan ke kantor Pusat. Jadi Pusat yang tentukan mau diambilkan dari mana permintaan beras kami (Bulog Baubau, red),” jelasnya.

Untuk permintaan beras Bulog Cabang Baubau sendiri, lanjut Andi Meirdiansyah, selalu meminta stok lebih untuk persediaan beberapa bulan kedepannya.

“Jadi permintaannya pertiga bulan, memang ada seksi yang khusus menganalisa stok beras, memastikan apakah ini berasnya masih cukup atau tidak, kemudian disesuaikan dengan permintaan kita,” ucapnya.

Andi Meirdiansyah menambahkan, komoditi lainnya, seperti gula, tengah dalam proses pengiriman dari Bulog Pusat, dan diperkirakan paling lambat pekan depan sudah tiba di Kota Baubau. Sedangkan untuk minyak goreng, Bulog Baubau mengadakannya sendiri, atau sebaliknya distributor yang mengadakannya. Ini adalah bentuk kerjasama Bulog Baubau dengan distributor yang ada.

[RED]

Komentar

News Feed