oleh

Dianggarkan dari DID, Warga Baubau Terima Bantuan Covid-19

kasamea.com BAUBAU

Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan Covid-19 tahap II kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Anggaran bantuan bersumber dari alokasi Dana Insentif Daerah (DID) Kota Baubau dari Pemerintah Pusat.

Pengalokasian DID untuk bantuan tahap II ini, berdasarkan pertimbangan Tim Anggaran, memgetahui adanya alokasi DID dari Pemerintah Pusat. Yang dalam peruntukannya bisa digunakan untuk Jaring Pengaman Sosial, dalam bentuk Sembako.

Sebelumnya, dana bantuan tahap I ini bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD Kota Baubau. Bantuan yang disalurkan berupa beras 36 Kg, Telur 1 rak dan minyak goreng 2 liter, untuk masing-masing KPM.

Kepala Dinas Sosial Kota Baubau, Abdul Rajab mengatakan, keseluruhan KPM di Kota Baubau berjumlah 22.000 Kepala Keluarga (KK). Dan saat ini pihaknya telah menerima DID sebesar Rp 4 Milyar.

Jumlah ini kata Abdul Rajab, hanya bisa mengakomodir 9.250 KPM. Masih ada sisa 13.000 KPM yang belum tersentuh.

Sementara ini, Dinas Sosial Kota Baubau baru menyalurkan bantuan kepada 9.250 KPM di Kecamatan Lea-lea, Bungi, Sorawolio, Kokalukuna, Betoambari. Dan sebagian disalurkan di Kecamatan Murhum.

“Bantuan belum tersalur ke seluruh Kecamatan, karena DID diterima secara bertahap. Tahap pertama hanya sekitar Rp 4Milyar,” jelasnya.

Namun begitu, lanjut Abdul Rajab, akan ada tambahan amggaran DID Rp 6Milyar, yang nantinya akan mengakomodir sisa 13.000 KMP.

“Jadi tetap masyarakat (KPM, red) akan mendapatkan seluruhnya,” kata Abdul Rajab.

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah ini menjelaskan, Dinasnya hanya menerima data penerima bantuan Covid-19 yang bersumber dari Pemerintah Kelurahan.

Selanjutnya, untuk menghindari penerima bantuan yang double, pihaknya memberi kuasa kepada Pemerintah Kelurahan. Bila terjadi penerima bantuan yang double, maka Pemerintah Kelurahan bisa menggantikannya. Bantuan diberikan kepada KK yang belum pernah menerima bantuan dalam bentuk program apapun.

“Ketika menurut pak Lurah, bahwa orang ini sudah menerima bantuan dari program lain, seperti BST, PKH, BPMT, maka eksekusi pada saat itu, gantikan kepada yang berhak. Jadi kita berikan kewenangan kepada pak Lurah, dan itu disertai dengan berita acara pergantian,” jelasnya.

Abdul Rajab mengimbau kepada 13.000 KPM yang belum menerima bantuan Covid-19 tahap II, agar bersabar, menunggu DID tahap II.

[RED]

Komentar

News Feed