oleh

Dinas Dukcapil Baubau Fokus Pemutakhiran Adminduk dan KIA

Kasamea.com BAUBAU

Pandemi covid-19 tak menghalangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Baubau untuk terus bekerja. Dipenghujung tahun 2020 ini, Dinas Dukcapil Kota Baubau fokus pada pemutakhiran Administrasi Kependudukan (Adminduk), dan Kartu Identitas Anak (KIA) usia sekolah.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Baubau, Arif Basari, mengatakan, pihaknya bertugas melakukan pencatatan Adminduk, dan kini
mencoba melakukan pemutakhiran data Adminduk tersebut. Pihaknya mendapati, masyarakat masih banyak yang belum memperbaharui Kartu Keluarga (KK) dengan versi terbaru.

“Masih banyak yang pegang KK versi lama, padahal ada perubahan yang harus diapdet (up to date),” kata Arif Basari.

Baca juga⬆

Arif Basari menjelaskan, versi terbaru yang seharusnya diperbaharui, yakni tentang perubahan Status Perkawinan. KK yang lama, kawin dan belum kawin, Adminduk terbaru ada perubahan status perkawinan tercatat, belum tercatat, dan belum kawin,

“Sejak 2019 harus dilampirkan dengan akta nikah atau bukti sah perkawinan, untuk dicatat di Dinas Dukcapil,” ungkapnya.

Pemutakhiran Adminduk ini, Dinas Dukcapil Kota Baubau akan menggandeng seluruh Lurah, 43 Kelurahan di Kota Baubau. Dinas Dukcapil Kota Baubau akan mengundang Camat dan para Lurah untuk berkoordinasi, membahas pemutakhiran data dimaksud.

Arif Basari mengatakan, masih banyak masyarakat yang tidak pro aktif mengurus, memperbaharui Adminduk. Kecuali ketika membutuhkan Adminduk untuk mengurus sesuatu hal.

Kata Arif Basari, Dinas Dukcapil Kota Baubau juga bekerja sama dengan Bappeda Kota Baubau, terjun langsung ke masyarakat menyosialisasikan Peraturan Perundang-Undangan Adminduk yang terbaru. Manyangkut KK, KIA, Akta Lahir, Akta Kematian.

“Masyarakat harus terus diberikan pemahaman, melalui sosialisasi. Agar mau pro aktif dalam mengurus, atau mengapdet (up to date) data Adminduk mereka,” kata Arif Basari.

KIA Usia Sekolah

Saat ini Dinas Dukcapil Kota Baubau juga membangun sinergi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau, dalam percepatan pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) usia sekolah. Khususnya SD dan SMP.

Untuk itu, Dinas Dukcapil Kota Baubau sudah bersurat kepada Kepala Dinas Dikbud Kota Baubau.

Arif Basari menyebutkan,
sampai saat ini persentase kepemilikan KIA usia sekolah baru mencapai 4,45 %, dari total 53.239 wajib KIA. Pihaknya sudah
mencetak 2.440 KIA, sejak 2012.

“Target nasional 20%, insyaAllah bisa tercapai,” tuturnya.

Melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau, Dinas Dukcapil Kota Baubau juga bermohon, agar menyampaikan kepada seluruh Kepala SD, SMP, dalam menyiapkan persyaratan pengurusan KIA.

“Setelah itu kami menjemput bola akan kami cetakkan, dan akan kami serahkan kembali ke sekolah untuk diberikan kepada anak yang belum memiliki KIA,” jelasnya.

Arif Basari menambahkan, untuk 2020 ini, paling tidak pihaknya bisa menyiapkan berkas persyaratan pengurusan KIA, untuk sekolah sekolah.

“Setelah itu Dinas Dukcapil mencetak, karena persiapan kami masih ada sekitar 12.000 keping untuk KIA,” tambah Arif Basari.

Saat ini masih ada 11.560 keping blangko KIA yang tersedia di Dinas Dukcapil Kota Baubau.

“Kira dihimbau pak Dirjen untuk menuntaskan itu (KIA, red), termasuk akta lahir usia 0 – 18,” pungkas Arif Basari.

[RED]

Komentar

News Feed