HBDI ke-118, IDI Baubau Gelar Rangkaian Baubau Metabolic Guard
Baubau
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Baubau memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 melalui rangkaian promotif-preventif dan pengabdian masyarakat bertema “IDI Berdampak: Menjaga Hari Ini, Menyelamatkan Masa Depan”. Rangkaian “Baubau Metabolic Guard” digelar pada 28 dan 31 Agustus 2026.
Rangkaian dimulai pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan penyuluhan kesehatan secara serentak di 17 puskesmas se-Kota Baubau, dan Kodim 1413/Buton. Penyuluhan ditujukan terutama kepada peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk memperkuat pemahaman mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit metabolik.
Ketua IDI Cabang Baubau, dr Hasrida Hamid, mengatakan penyakit kronis perlu dikendalikan sejak dini melalui pemeriksaan rutin, pola makan yang sehat, aktivitas fisik, serta kepatuhan menjalani pengobatan.
“Penyakit metabolik sering berkembang perlahan dan tidak langsung dirasakan. Karena itu, masyarakat perlu memahami kondisi kesehatannya dan melakukan pencegahan sedini mungkin. Melalui Baubau Metabolic Guard, para dokter turun langsung memberikan pengetahuan yang mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hasrida.

Rangkaian dilanjutkan pada Senin, 31 Agustus 2026, mulai Pukul 07.30 Wita di Aula kantor Wali Kota Baubau. Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum ini, membahas pengaruh kondisi sejak dalam kandungan terhadap risiko penyakit saat dewasa, serta langkah mencegah diabetes, hipertensi, dan obesitas melalui perbaikan nutrisi dan aktivitas fisik.
drnLukman SpPD, FINASIM, menyampaikan materi “Bagaimana Kondisi Saat Janin Menentukan Penyakit Saat Dewasa: Tinjauan Dasar Hipotesis Barker”. Sementara itu, dr Mulyanti Sulastri SpGK, AIFO-K, membawakan materi “Cegah Sebelum Terlambat: Nutrisi dan Exercise untuk Melawan Diabetes, Hipertensi, dan Obesitas”.
Dalam pelaksanaan rangkaian HBDI ke-118, IDI Cabang Baubau berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Baubau, Dinas Kesehatan, jajaran puskesmas, dan Kodim 1413/Buton. Pelibatan berbagai pihak ini diharapkan memperluas jangkauan edukasi, sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di Kota Baubau.
Melalui peringatan HBDI ke-118, IDI Cabang Baubau menegaskan bahwa peran dokter tidak berhenti di ruang praktik dan rumah sakit. Dokter juga memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat, membangun kesadaran, dan membantu warga menjaga kesehatannya sebelum penyakit berkembang lebih berat.
“Baubau yang sehat tidak lahir dari satu kegiatan atau kerja satu organisasi. Baubau sehat tumbuh dari rumah-rumah yang peduli, posyandu yang aktif, ruang konsultasi yang aman, tubuh yang terus bergerak, dan masyarakat yang saling menjaga,” ujar Hasrida, dalam pidato sambutannya pada kegiatan 31 Agustus 2026.
“Mari bergerak bersama. Menjaga kesehatan sebelum sakit, menghadirkan pertolongan sebelum terlambat, dan menjadikan Baubau kota yang lebih sehat, lebih kuat, serta lebih manusiawi,” lanjutnya.
Hasrida kemudian menutup sambutannya dengan pesan, “Dari dokter untuk masyarakat, dari Baubau untuk Indonesia.”













Komentar