oleh

“KM Lambelu tidak singgah di Baubau, sterilisasi di Makassar”

kasamea.com BAUBAU

“Sudah dikoordinasikan dengan pihak PT Pelni dan UPP Murhum Baubau, KM Lambelu yang berlayar dengan rute Maumere-Larantuka-Baubau-Makassar, dilakukan omisi, rutenya menjadi Maumere-Makassar. Omisi artinya tidak menyinggahi pelabuhan Baubau,” kata Sekretaris Daerah Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd.

Tim Gugus Tugas Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) Kota Baubau segera menggelar rapat terbatas, berkoordinasi dengan GM PT Pelni Baubau dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Murhum Baubau, juga pihak terkait. Rapat terbatas ini digelar guna menyikapi kesimpangsiuran informasi, terkait kapal PT Pelni KM Lambelu yang dipersoalkan publik,khususnya di Kota Baubau, dan sekitarnya, karena memuat beberapa penumpang yang disebutsebut terindikasi virus corona (covid-19).

“Sudah dikoordinasikan pihak PT Pelni dan UPP Murhum Baubau, KM Lambelu yang berlayar dengan rute Maumere-Larantuka-Baubau-Makassar dilakukan omisi, rutenya menjadi Maumere-Makassar. Omisi artinya tidak menyinggahi pelabuhan Baubau,” demikian ditegaskan Roni Muhtar, didampingi Pradigdo (Kepala UPP Baubau), dan Capt Akhmad Sadikin (GM PT Pelni Baubau), usai memimpin rapat terbatas, Rabu (8/4/20) tengah malam tadi.

Roni Muhtar memastikan, pihaknya akan melakukan pemantauan secara ketat terhadap para penumpang KM Lambelu asal Kota Baubau, yang tiba, Senin 6 April 2020 lalu.

“Tim gugus tugas telah memiliki data penumpang kapal tersebut, maka kami akan melakukan pemantauan lebih ketat lagi pada status mereka,” tandas Dosen senior Universitas Halu Oleo Kendari ini.

Tak hanya itu, upaya pencegahan penyebaran covid-19 tak hanya dilakukan terhadap penumpang KM Lambelu saja, tetapi juga warga Kota Baubau lainnya, melalui kerja para surveillance dan dokter di masing-masing wilayah.

“Intinya, upaya-upaya promotif-preventif akan terus dilakukan ke masyarakat hingga di tingkat RT/RW, agar penyebaran covid-19 ini dapat dicegah,” pungkas Roni Muhtar.

KM Lambelu akan disterilkan dan dikarantina di Pelabuhan Makassar. Waktunya, menyesuaikan di Makassar.

“Semua ABK-nya akan diperiksa disana,” tegas Capt Akhmad Sadikin (GM PT Pelni Baubau), memastikan tindak lanjut yang dilakukan PT Pelni.

(Sumber: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau)

[RED]

Komentar

News Feed