oleh

Kongres ke V PAN di Kendari Itu ‘Sesuatu’

Catatan LM Irfan Mihzan

Bau-Bau, Sabtu 25 Januari 2020

Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) melalui surat nomor PAN/A/KU-SJ/02/I/2020 tertanggal 23 Januari 2020, telah menginstruksikan pelaksanaan Kongres ke V PAN di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada tanggal 10-12 Februari 2020. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sultra selaku tuan rumah, dibawah koordinasi langsung sang Ketua H Abdurrahman Shaleh SH MSi, telah mempersiapkan segala sesuatunya, guna menyukseskan agenda lima tahunan Partai berlambang matahari putih dengan pancaran sinar cerah yang dilatarbelakangi bujur sangkar warna biru dengan bertuliskan PAN dibawahnya tersebut.

Dipastikan, sekitar 10.000 perwakilan kader PAN tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota se Indonesia, juga para tamu undangan eksternal akan berada di Ibu Kota Sultra selama beberapa hari. Teristimewa tamu kehormatan Presiden RI Ir H Joko Widodo yang dijadwalkan akan hadir sekaligus membuka Kongres, didampingi Ketua Umum PAN periode 2015-2020 H Zulkifli Hasan SE MM.

Zulhas adalah Ketua Umum PAN yang terpilih dalam Kongres ke IV PAN, yang diselenggarakan di Hotel The Westin Resort Kawasan Pariwisata Nusa Dua, BTDC Lot N-3, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Kongres PAN

Dalam struktur permusyawaratan PAN, Kongres adalah institusi pengambilan keputusan tertinggi, permusyawaratan yang memegang kekuasaan tertinggi. Kongres PAN diselenggarakan atas undangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sekali dalam lima tahun, dihadiri oleh peserta, peninjau, dan undangan Kongres.

Warna-Warni Jelang Kongres

Menjelang pelaksanaannya, rupanya Kongres ke V PAN ini menjadi salah satu trending topic dikalangan politisi, pengamat, aktivis, bahkan kalangan insan akademis. Ada yang menilai dengan sudut pandang skeptis, terkesan pesimis Kongres akan sukses digelar, dengan segala parameter pembandingnya, namun tak sedikit pula yang simpatik, dengan suport penuh optimisme. Optimistis akan sukses penyelenggaraan Kongres, termasuk optimis terdorong rasa bangga akan Sultra, melalui Kongres ini bakal dikunjungi 10.000 sampai belasan ribu tamu dari luar daerah.

Kunjungan para tamu dari luar yang jumlahnya tak sedikit ini, tentu tak sedikit pula akan meninggalkan kesan juga dampak positif, khususnya pada geliat perekonomian masyarakat. Lepas dari Kongres ini hanya merupakan event internal PAN, namun sudah dapat dipastikan akan menggunakan berbagai fasilitas lokal, menyentuh aspek lainnya.

Tak sedikit pula uang yang akan dibelanjakan oleh para tamu pengunjung ini, misal di kawasan wisata, rumah-rumah makan, jasa transportasi, jasa hiburan, juga jasa lainnya. Belum lagi, bila diantara para tamu ada yang hadir sembari melihat prospek industri, serta berbagai peluang investasi usaha, investasi sosial, dan hal positif lainnya.

Efek manfaat yang lebih luas dari Kongres ini tentu menjadi harapan kita bersama. Lepas dari secara internal PAN, tentu ada harapan besar pula, bahwa Kongres menjadi magnet yang semakin merekat konsolidasi, refleksi perjalanan lebih dua dekade Partai yang dideklarasikan pada 23 Agustus 1998 ini. Dapat menancapkan lebih dalam lagi pemahaman kader tentang identitas PAN sebagai Partai Politik yang menjadikan agama sebagai landasan moral dan etika berbangsa dan bernegara yang menghargai harkat dan martabat manusia serta kemajemukan dalam memperjuangkan kedaulatan rakyat, keadilan sosial, dan kehidupan bangsa yang lebih baik untuk mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang makmur, maju, mandiri dan bermartabat.

Di Sultra hingga saat ini, dibawah kepemimpinan Ketua DPW PAN Sultra H Abdurrahman Shaleh SH MSi, yang menjabat Ketua DPRD Sultra periode kedua, kader-kader PAN masih terus berdedikasi, melayani masyarakat, dalam kerja dan upaya mewujudkan masyarakat madani, adil makmur, pemerintahan yang baik dan bersih.

Berbagai asumsi, pendapat produktif maupun kontra produktif yang mewarnai jelang Kongres, adalah suatu bentuk perhatian berbagai pihak dengan caranya masing-masing. Meminjam kalimat yang sering terucap dalam diskusi-diskusi politis “setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada orangnya.” Apapun itu, sejarah akan mencatat, bahwa diera Abdurrahman Shaleh (ARS) sebagai Ketua DPW PAN Sultra, Kongres yang merupakan event PAN berskala Nasional pernah digelar. 10.000 sampai belasan ribu kader PAN bersama tamu undangan lainnya, menginjakan kaki di Kota Kendari, Sultra.

Langit Sultra biru nan cerah, secerah PAN yang akan terus menerangi Sultra dengan pengabdian, karya, berbagai gagasan konstruktif, dengan integritas serta profesionalitas para kadernya.

Kongres ke V PAN patut menjadi kebanggaan, prestise PAN dalam membangun Indonesia dari belahan Tenggara pulau Sulawesi, prestise Abdurrahman Shaleh dalam terus menghantar kejayaan PAN dalam pengabdian di Bumi Anoa.

Komentar

News Feed