oleh

Mushija Pastikan IKA Spensa ’86-Smansa ’89 Suport Pemkot Baubau

Kasamea.com BAUBAU

Ketua Ikatan Kerukunan Alumni SMPN 1 1983-1986 dan SMAN 1 1986-1989 Baubau, Mushija, memastikan IKA yang dipimpinnya akan mensuport program Pemerintah Kota Baubau, dan berkontribusi dibidang pendidikan, sosial kemasyarakatan (Sosmas), dan peningkatan unit kerja mandiri. Ini menjadi tujuan terbentuknya IKA tersebut, selain memperkokoh jalinan silaturahmi sesama Alumnus.

Usai terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah I IKA SMPN 1 1983-1986 dan SMAN 1 1986-1989 Baubau, Mushija segera membentuk struktur Kepengurusan (menerbitkan SK), yang terdiri atas Penasehat, Ketua, Sekretaris, Bendahara, juga bidang-bidang.

Berkomitmen menjalankan amanah yang telah dipercayakan rekan sesama Alumnus, Mushija berupaya maksimal merealisasikan seluruh program yang telah disepakati dalam Musyawarah perdana, di salah satu Meeting Room di Kota Baubau, Minggu (8/11/20) ini.

“Kami tidak beraviliasi dengan Partai Politik, dan kami mendukung sepenuhnya seluruh program pemerintah,” tegas Mushija.

Mushija mengatakan, jumlah Alumnus yang tergabung dalam IKA sekitar 400 orang. Silaturahmi diantara sesama Alumni sudah terjalin seiring jalannya waktu, aktivitas sekolah, sepergaulan, 1983 – 1989, hingga saat ini tetap terjaga, dan diperkuat dengan membentuk Organisasi IKA.

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengapresiasi terbentuknya IKA Spensa dan Smansa, yang berkomitmen bersama untuk berkolaborasi, menyusun perencanaan-perencanaan, yang diharapkan dapat mendukung peningkatan dunia pendidikan, berpartisipasi dalam bidang sosial kemasyarakatan.

Terkhusus penerapan protokol penanganan pandemi covid 19, proses belajar mengajar saat ini banyak keterbatasan, yakni keterbatasan tatap muka, dan juga masih dilakukan secara online dari rumah masing-masing. Monianse menuturkan, anggota IKA, yang juga sebagai orang tua siswa, diharapkan dapat bersama-sama peduli, tetap mendampingi, mensuport siswa dalam proses belajar.

Seperti diketahui, masa pandemi sangat mempengaruhi menurunnya aktivitas belajar siswa.

“Pendidikan adalah jembatan masa depan bagi para siswa, yang saat ini drop (menurun, red) karena pandemi. Oleh karena itu kita harapkan orang tua, khususnya yang tergabung dalam IKA, bisa berperan aktif dalam mensuport pembelajaran siswa, khususnya anak-anak mereka,” kata Monianse.

Selain dihadiri Wakil Wali Kota Baubau, dan Alumnus, Musyawarah I IKA SMPN 1 1983-1986 dan SMAN 1 1986-1989 Baubau dihadiri Kepala Kantor Cabang Dinas Dikbud Sultra Rayon Baubau Busel, Mastuti Rajulan, juga Kepala SMPN 1 Baubau, Muhammad Aslihi.

Musyawarah berlangsung lancar, penuh kekompakan. Keceriaan dan kebahagiaan leting putih biru, putih abu-abu ini sangat jelas terlihat, dalam canda tawa, serta diselingi joget bersama.

[RED]

Komentar

News Feed