oleh

Se- Indonesia ICCN Aksi Bersama Bantu Sesama, BBCF Jangkau Buton dan Baubau

kasamea.com BAU-BAU

Jejaring Komunitas kreatif Kota Baubau, Baubau Creative Forum (BBCF) menyalurkan bantuan berupa 20 Alat pelindung diri (APD) level 2, kacamata pelindung, dan 200 Apron untuk tenaga medis di 5 Puskesmas Kota Baubau. Sembilan APD juga diserahkan untuk komunitas Relawan Tenaga Kesehatan, serta donasi kebutuhan pokok bagi masyarakat miskin terdampak covid-19.

Sebelumnya, Jumat 26 Juni 2020, juga dilakukan donasi 20 buah APD dan 150 Apron di Kabupaten Buton, yang diterima langsung oleh Bupati Buton Drs La Bakry MSi, dalam momentum saat peringatan Hari Anti Narkoba Internasional.

Founder Komunitas Baubau Creative Forum (BBCF), LM Ishaq Anshari menyebutkan, aksi sosial ini merupakan kegiatan yang dilakukan serentak jejaring komunitas kreatif di lebih dari 200 Kota/Kabupaten se- Indonesia, yang tergabung dalam Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
Dari 5 Program yang diluncurkan ICCN, pada program Aksi Bersama Bantu Sesama, Baubau Creative Forum (BBCF) mendapat amanah menyalurkan bantuan RESCUE (Reaksi Cepat Komunitas Terdampak), yang merupakan program tanggap darurat untuk pemberdayaan jejaring ekonomi kreatif dibidang penyediaan pangan. Juga APD untuk membantu tenaga kesehatan sebagai gugus terdepan dalam penanganan covid-19.

Lima Puskesmas di Kota Baubau yang menjadi sasaran bantuan tersebut, merupakan Puskesmas yang sangat ramai penduduk dengan intensitas penanganan pasien covid yang tinggi.
Selain itu, kebutuhan akan APD juga sangat tinggi dan stok APD kian menipis.

“Hal ini juga telah diinformasikan oleh pihak Puskesmas. Pihak puskesmas menyebutkan masih memerlukan banyak bantuan APD, karena petugas medis di Puskesmas merupakan garda terdepan pertemuan dengan pasien, yang belum teridentifikasi, apakah terkena covid-19 atau tidak,” kata seniman / kreator muda yang akrab disapa Iwan ini.

Penentuan Puskesmas yang diberi bantuan, merupakan hasil koordinasi BBCF dengan Pengurus Indonesia Creative Cities Network (ICCN), agar lebih tepat sasaran kepada Puskesmas yang benar-benar membutuhkan APD.

Iwan menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil koordinasi pihaknya dengan Pengurus ICCN, serta partisipasi beberapa jejaring pemerhati dan relawan tenaga kesehatan lokal Kota Baubau.

Iwan berharap, dengan pemberian bantuan yang tidak seberapa ini, tepat sasaran, dan bisa memberikan manfaat secara langsung.

Iwan menambahkan, pihaknya menyadari betul, bahwa dalam menghadapi situasi saat ini, semua pihak harus bergerak dengan kesadaran dan disiplin diri, untuk dapat lepas dari masa krisis.

Tak terkecuali jejaring komunitas yang berinisiatif terus membangun kolaborasi dan sinergitas lintas stakeholder, yang bergerak secara bottom-up, yang sekaligus menguji ketangguhan social capital, yang menjadi kekuatan utama generasi muda Kota Baubau dan sebagai bangsa Indonesia.

[RED]

Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed