Sekda: Stop Diskusi, Listrik 24 Jam untuk Kaledupa dan Binongko

Drs H La Jumaddin

Kasamea.com, Wakatobi

Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, La Jumaddin meminta agar diskusi atau debat kusir tak tentu arah tentang suplay tenaga listrik 24 jam di Pulau Kaledupa dan Binongko, dihentikan. Ini ditegaskan La Jumaddin, sebab listrik 24 jam di dua pulau terluar Wakatobi itu sudah menjadi salah satu program prioritas Bupati Haliana.

“Rencana pak Bupati untuk menyalakan lampu 24 jam di pulau kaledupa dan Binogko akan terealisasi pada tahun 2022,” katanya, optimis, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/11).

La Jumaddin menegaskan, terkait subsidi BBM untuk aliran listrik di Kaledupa dan Binongko juga tidak perlu didiskusikan lagi.

“Sekarang kita tidak diskusi lagi tapi kita akan eksekusi di APBD 2022. Karena pak Bupati sudah berkonsultasi dengan BPK dan dibolehkan,” ungkapnya.

La Jumaddin kembali menekankan agar menyudahi diskusi, sebab aliran listrik 24 jam di Kaledupa dan Binongko adalah perintah pimpinan yang harus dieksekusi. Selain, Pemkab dan DPRD Wakatobi yang mengedepankan pelayanan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, regulasi untuk ini telah siap, termasuk nota kesepahaman. Tinggal ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama, sebagai dasar pelaksanaan subsidi tersebut.

“Karena kita inginkan pulau Kaledupa dan Binongko itu listriknya menyala 24 jam. Kalau pun ada diskusi dengan legislatif, sebagai upaya mereka dalam bentuk pengawasan jangan sampai kita menabrak aturan. Eksekutif membuka ruang untuk berdiskusi. Tetapi kita sepakat bahwa pelayanan PLN 24 jam di dua pulau itu harus, itu harga mati harus dilakukan karena itu kebutuhan rakyat,” katanya.

La Jumaddin juga tak memungkiri, bahwa anggaran untuk subsidi listrik tersebut tidak tertera dalam KUA APBD tahun 2022. Yang ada dalam KUA APBD tahun 2022 hanyalah pembangunan rumah jabatan Bupati Wakatobi.

“Itu sudah ada dalam KUA APBD 2022 yang besok akan kita rapatkan, artinya anggaran pembangunan rujab itu sudah ada tapi kita akan ahlikan untuk kepentingan subsidi BBM PLN, melalui amandemen DPRD di rapat kerja besok itu,” ungkapnya.

“Yang ada adalah bagaimana kita berikan anggaran itu untuk subsidi BBM PLN sehingga melayani 24 jam bahwa anggarannya di 2022 itu ada melalui peralihan anggaran tadi,” pungkasnya. (Red)

Komentar