oleh

Soal BBM di Wakatobi, H Nane Angkat Bicara

Kasamea.com

Wakatobi – Direktur PT Fajar Mekar Wakatobi, yang juga penanggung jawab CV Fajar Mekar Wakatobi, H Nane mengecam ulah oknum yang menjustifikasi sepihak tentang persoalan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Wakatobi. Terlebih bila sampai menyeret perusahaan yang dipimpinnya.

Menurutnya, oknum – oknum tersebut belum memahami peraturan Pertamina.

“Kenapa mereka yang sibuk, sedangkan Pertamina sendiri tidak mempermasalahkannya,” tegas H Nane, Minggu (10/1/21).

H Nane menegaskan, PT Fajar Mekar Wakatobi hanya sebagai Transpotir BBM Pertamina di wilayah Kepulauan Sulawesi Tenggara, dan salah satunya Wakatobi. Pendistribusian atau penyaluran BBM ke khalayak merupakan tanggung jawab Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Umum (SPBU) Kompak itu sendiri.

H Nane pun menjelaskan tentang Segel Kapal Pengakut BBM miliknya. Kata dia, Segel dimaksud merupakan kewenangan Perusahaan Transportir.

“Tidak dipaksakan harus bersegel oleh Pertamina, akan tetapi sudah menjadi kewenangan dari pemilik saham tersebut (Pengusaha, red). Yang bersegel hanya mobil pengangkut BBM dari Depot Pertamina. Tidak ada aturan mengenai Segel Kapal tengker pemuat BBM, hanya kendaraan pengangkut dari Depot BBM saja,” jelas H Nane.

Untuk diketahui, diantara SPBU Kompak di Wakatobi, CV Fajar Mekar Wakatobi aktif melayani pendistribusian, penyaluran BBM kepada masyarakat.

[RED]

Komentar

News Feed